
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memastikan semua proses Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo berjalan secara jujur dan adil. Ia menggambarkan, setiap proses seleksi, jawaban yang dimasukkan oleh peserta secara langsung bisa dilihat hasilnya dari ruang pantau.
Karena itu, ia meminta kepada semua peserta untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu dan tawaran dari pihak-pihak yang menawarkan jalan pintas. Ia meminta kepada peserta selalu menyandarkan semua harapannya kepada kemampuan, usaha, dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Hal ini ia sampaikan ketika meninjau secara langsung proses Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Ponorogo Tahun 2021 di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Rabu (8/12/2021).
“Ini tes jujur-sejujurnya, yang paling fair dan paling adil. Peserta harus memahami tidak ada lagi tipu muslihat, tidak ada lagi calo, saya jamin itu. Nilai tes ini bisa dimonitor dari layar,” tutur Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo.
Lebih lanjut, dengan proses Seleksi CPNS yang berjalan secara jujur dan adil, Kang Giri berharap dari hasil rekrutmen CPNS tahun 2021 ini melahirkan para abdi masyarakat yang sesuai dengan harapan.
“Saya lihat dari semua equipment dan peserta semua siap. Kemudian kita mendapatkan apa yang kita cari,” ungkapnya.
Sebagai informasi pada Tes SKB di Gedung Sasana Praja ini diikuti oleh 330 peserta yang dibagi menjadi 3 sesi. Selain di Ponorogo, ada 32 peserta yang akan menjalani Tes SKB di luar Ponorogo. Dengan perincian 10 peserta di BKN Pusat, 13 peserta di BKN Yokyakarta, 5 peserta di Kanreg III BKN Bandung, 1 peserta di Kanreg X Denpasar, 1 peserta di UPT BKN Pontianak, dan 2 peserta di BKN Semarang. (NK/SP)