PMK Tidak Menyerang Manusia, Kang Bupati Sugiri : Jangan Panik !

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tidak bersifat zoonosis, tidak dapat menular atau menginfeksi manusia. Selain itu, tingkat kematian hewan yang terkonfirmasi terserang PMK tidak lebih dari 5 persen.

Karena itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko meminta masyarakat Ponorogo untuk tidak panik berlebihan. Hal ini ia sampaikan ketika ditemui selepas memimpin Rapat Koordinasi Kewaspadaan Wabah PMK Kabupaten Ponorogo di Gedung Pusdalops Ponorogo, Rabu (18/5/2022).

“Saya mohon kepada teman-teman wartawan menyampaikan kepada masyarakat agar tidak panik. Karena PMK ini virus yang tidak bisa menyerang manusia. Tingkat kematian rendah sekali, 1-5 persen,” ungkap Kang Bupati.

Meskipun begitu, Pemkab Ponorogo akan tetap waspada. Untuk memastikan penyakit PMK tidak menyerang hewan ternak di wilayah Kabupaten Ponorogo. Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Ponorogo melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) bekerja sama dengan TNI-Polri dan stakeholder terkait.

Langkah pertama dengan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya peternak dan pedagang terkait PMK. Kedua, melakukan penyisiran dan pengawasan hewan ternak. Ketiga, melakukan penyekatan hewan ternak, produk hewan ternak, dan media pembawa hewan ternak dari daerah yang terkena wabah di pintu-pintu masuk wilayah Ponorogo.

“Tapi tidak boleh tidak waspada. Tugas kami hari ini waspada. Ponorogo yang masih terbebas ini tidak sampai ter-suspect,” ujar Kang Bupati.

Bagikan