Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti 455 calon jamaah haji Ponorogo yang bakal berangkat ke Tanah suci, pada 17 Mei 2025.
Sebelum berangkat, CJH berpamitan dengan Kang Bupati Sugiri, Wabup Bunda Lisdyarita, jajaran forkopimda, dan para ulama di Pendopo Agung Ponorogo, Jum’at (2/5/25).
455 CJH itu terbagi menjadi dua kelompok terbang. Yaitu SUB-52 dengan 79 jamaah dari Kab. Ponorogo dan SUB-53 merupakan kloter gabungan dari 4 kota/kabupaten (Ponorogo 79, Kota Madiun 206, Magetan 49, dan Sidoarjo 42 peserta). Mereka juga bakal didampingi 4 petugas kloter dan 2 pemandu haji daerah.
Kepala Kantor Kemenag Ponorogo menyebut, sebelum menuju ke Jedah, CJH akan menginap di asrama haji Surabaya pada 16 Mei 2025. Kemudian direncanakan pulang ke tanah air pada 27 -28 Juni 2025.
“Jamaah sudah masuk asrama haji Surabaya pada tanggal 16 Mei 2025 malam. Mengingat berangkat tanah suci pada tanggal 17 Mei. Dari Bandara Surabaya akan langsung di terbangkan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jedah. Direncanakan tiba di Tanah Air SUB 52 tanggal 27 Juni, SUB 53 tanggal 28 Juni,” terangnya.
Ratusan jamaah itu didominasi 70 persen usia lansia, dengan peserta termuda berumur 18 tahun dan tertua 90 tahun.
Melihat kondisi tersebut, Kang Bupati Sugiri meminta kepada jamaah muda untuk turut menjaga kebersamaan dan membantu para lansia.
“Saya menghimbau kepada yang muda untuk gotong royong di sana karena banyak yang sepuh maka kebersamaan itu penting. Contoh ke kamar mandi membawa kursi biar tidak jatuh, hal-hal kecil saya himbau untuk gotong royong,” ungkapnya.
Ia turut mendoakan CJH senantiasa diberi kelancaran dan kesehatan dari awal perjalanan hingga kepulangan. Juga menitipkan doa kepada mereka, agar Ponorogo selalu dilindungi Allah SWT, masyarakatnya rukun, dan menjadi wilayah yang tentram.
“Berangkat, pulang selamat, disana happy dan semoga menyandang haji mabrur. Minta doanya agar ke depan Ponorogo semakin sae, hebat, rukun, dan tidak ada bencana semua baik-baik saja,” tambahnya.