Program Desa Hebat, Serentak Tuntaskan PR Pembangunan

PONOROGO – Desa Hebat, Pemkab Ponorogo telah meletakkan pondasinya. Kini, tinggal menunggu kesiapan desa-desa, apakah mereka mau menjadi pionir perubahan atau tidak.

Tujuannya jelas, menciptakan desa dengan kualitas hidup yang tinggi, pembangunan berkelanjutan, serta masyarakat yang sejahtera melalui sembilan indikator utama.

“Desa hebat bukan bertarung dengan desa lainnya, tetapi desa mampu melakukan hal-hal yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kang Bupati Sugiri Sancoko, Sosialisasi Konsep dan Definisi Desa Hebat kepada para camat dan perangkat daerah, di Ruang Bantarangin Gedung Krida Praja, Selasa (05/08/2025).

Kang Bupati menjelaskan, indikator yang menjadi tolok ukur Desa Hebat bukanlah hal sepele. Dimulai dari ekonomi lokal yang kuat, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, hingga masyarakat yang sehat dan berpendidikan.

Selain itu, desa juga dituntut untuk menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, memastikan keamanan serta ketertiban, memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, bertransformasi secara digital, serta memperkuat ketahanan pangan.

“Kalau desa sudah hebat, PR-PR kita di kabupaten akan selesai. Semua problematika bisa kita uraikan dari bawah, dari desa dan kelurahan,” tambahnya optimistis.

Sembilan indikator tersebut, terang Kang Bupati, yang bakal menjadi bahan penilaian perangkat daerah. Apakah desa tersebut masuk kategori Desa Hebat Purwa, Desa Hebat Madya, atau Desa Hebat Wisesa. 

“Ada 16 OPD yang nanti bakal membina sekaligus menilai Sembilan indikator tersebut,” jelasnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Ponorogo telah menyiapkan hadiah menarik mulai dari dana pengembangan sebesar Rp1 miliar, dana fasilitasi kecamatan, hingga insentif khusus bagi pemerintah desa.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, pada pelaksanaan tahun 2025 ini, pemenuhan data dan dokumen dijadwalkan pada Oktober hingga November 2025. 

Setelah itu, dilakukan verifikasi administratif dan lapangan pada bulan November, dan pengumuman serta penganugerahan pada Desember.

Kang Bupati Sugiri mengajak seluruh pihak untuk serius mengawal jalannya program ini dan terus menjalin koordinasi lintas sektor. 

“Dengan koordinasi dan kesepahaman bersama, saya yakin desa-desa di bawah binaan kita akan naik kelas,” pungkasnya.

Bagikan