PONOROGO – Pengabdian Suyudi memimpin Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo tuntas.
Rektor periode 2021–2025 itu menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada koleganya, Asvin Abdurrahman. Ia akan menahkodai kampus berlatar Nahdlatul Ulama itu untuk periode 2025–2029.
Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Kamis, 28 Agustus 2025.
Sejumlah tokoh hadir menyaksikan, mulai dari Kang Bupati Sugiri Sancoko, anggota DPR RI Ali Mufti, Ketua DPRD Ponorogo, jajaran PCNU Ponorogo beserta badan otonomnya, perwakilan perguruan tinggi, hingga lembaga pendidikan di Ponorogo.

Kang Bupati Sugiri berharap kepemimpinan baru INSURI membawa energi baru untuk bergerak meningkatkan kualitas kampus di segala lini.
Ia pun mengajak keluarga besar NU merapatkan barisan menjaga perguruan tinggi yang lahir pada 1968 dari Rahim NU Ponorogo itu.
“Semua harus duduk bersama dengan niat baik. Ini milik Nahdlatul Ulama, harus kita hidupi bersama-sama,” ucapnya.
Bahkan, ia meminta seluruh undangan mengangkat tangan, seraya berjanji membesarkan INSURI secara kolektif.
“Katakan bersama INSURI milik NU, kita besarkan bersama-sama,” serunya.
Pesan senada juga disampaikan rektor lama INSURI kepada penerusnya. Ia meminta kepada Ahsin untuk membuka kolaborasi seluas-luasnya, baik dengan PCNU, banom NU, pondok pesantren, pemerintah, maupun lembaga lainnya baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kita harus memperkuat kolaborasi seluas-luasnya agar INSURI semakin unggul,” ucapnya.
Menjawab hal itu, Ahsin menyatakan kesiapannya, menjalankan masukan dan meneruskan jalan yang telah dibuka oleh Suyudi.
“Kami siap untuk melaksanakan apa yang disampaikan senior kami Pak Suyudi,” ucapnya tegas.