Ratusan Stand Makanan Gratis Meriahkan Hari Jadi ke-528 Ponorogo

Memeriahkan Hari Jadi ke-528 Kab. Ponorogo, sebanyak 150 stand makanan dengan ribuan porsi disediakan gratis di Jl. Alun-alun Utara Ponorogo, Minggu (11/8/24).

Terlihat, sejak pagi ribuan masyarakat berbondong-bondong memenuhi lokasi tersebut. Usai rapat Paripurna DPRD, ribuan porsi makanan itu langsung diperebutkan warga hingga ludes tak tersisa.

Selengkapnya …

Kang Bupati Sugiri Resmikan Museum Desa Bedingin yang Simpan Benda-benda Masa Lalu

Desa sejarah, itulah julukan yang tepat disematkan kepada Desa Bedingin, Kec. Sambit, Kabupaten Ponorogo. Di Desa ini terdapat garis sejarah peradaban Wengker yang tersimpan di Mbeji Sirah Keteng.

Selain itu, semangat masyarakat Desa Bedingin untuk menghadirkan masa lalu ke masa sekarang tidak diragukan lagi. Terbaru mereka menghadirkan Museum Desa Bedingin yang terletak di Area Situs Mbeji Sirah Keteng, Kec. Sambit.

Selengkapnya …

Perdana, Ponorogo Punya Road Sweeper untuk Bersihkan Jalan Protokol

Jalan-jalan protokol di kota Ponorogo bakal semakin bersih. Pasalnya, pengadaan satu unit Truk Penyapu Jalan atau Road Sweeper telah rampung dan kini siap dioperasikan. 

Truk Penyapu Jalan seharga Rp3,7 miliar itu secara perdana dilaunching dan diberangkatkan oleh Sekretaris Daerah Agus Pramono dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup menuju Jl. Hos Cokroaminoto untuk melakukan uji coba, Jum’at (9/8/24). 

“Ini wujud komitmen Pemkab dalam percepatan kebersihan khususnya di wilayah adipura. Harapan kita dengan adanya road sweeper mampu memberikan kebersihan yang meningkat,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Gulang Winarno. 

Dioperasikan setiap hari mulai jam 4 hingga 7 pagi, Gulang meminta kerja sama para camat dan lurah untuk turut melakukan sosialisasi kepada warganya. Agar di jam-jam tersebut wilayah jalan kota dapat steril dari kendaraan dan road sweeper dapat beroperasi dengan optimal. 

“Saya minta bantuan pak camat dan pak lurah nanti mensosialisasikan kepada warganya. Tentu jalan yang dilalui road sweeper ini harus steril tidak ada kendaraan. Kalau di tepi tepi jalan ada kendaraan maka tidak optimal pengerjaannya,” pesan Gulang. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Agus Pramono mengatakan, hadirnya road sweeper ini merupakan pelengkap sekaligus mengurangi beban pasukan kebersihan. Sehingga upaya menciptakan lingkungan kota yang bersih dapat dikerjakan dengan cepat dan efisien. 

“Ini khusus untuk wilayah jalan-jalan protokol sehingga setiap hari bisa bersih,” terangnya. 

Agus Pramono mengatakan pihaknya bakal terus memantau dan mengevaluasi cara kerja mobil road sweeper tersebut. Jika memungkinkan tidak hanya di pagi hari, road sweeper bakal dioperasikan di jam-jam tertentu lainnya. 

“Mulai hari ini beroperasi, mulai jam 4 sampai 7 pagi. Nanti kita evaluasi. Tidak hanya difungsikan jam 4-7 pagi, sebelum jam 3 sore mungkin bisa dioperasionalkan lagi,” tambahnya.