Ex officio. Sebagai Plt. Bupati Ponorogo, dua jabatan sekaligus diemban Kak Lisdyarita dalam kepengurusan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ponorogoo, Ketua Majelis Pembimbing Cabang dan Ketua Kwartir cabang Gerakan Pramuka Ponorogo periode 2026-2030.
Ia bersama jajaran Mabicab, pengurus kwarcab, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Ponorogo dilantik oleh Ketua Kwarda GP Jawa Timur Kak Arum Sabil di Pendopo Agung Ponorogo, Selasa (30/6/26).
Dalam sambutannya, Kak Lidyarita menyatakan komitmen dan kesiapannya dalam mengemban amanah yang diberikan.
Karena Pramuka, baginya merupakan wadah gerakan menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian, serta memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin di masa depan.
“Kwarcab bukan hanya tempat kaum muda berkumpul tanpa tujuan tetapi sebenarnya sebagai tempat mengasah mengasih dan mengasuh berbagai ketrampilan dan menjadi kawah candradimuka,” ujarnya.
Di pengurusan yang baru, ia akan menguatkan gerak pengabdian yang selama ini telah dijalankan kwarcab Ponorogo, melalui kaderisasi pembina dan pelatih, penguatan kompetensi dan nilai-nilai kepramukaan, hingga gerak sosial yang dilakukan untuk membantu masyarakat.
“Kegiatan di masyarakat sudah kami laksanakan dalam bentuk bakti ke masyarakat seperti pemugaran rumah tidak layak huni, serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada terdampak bencana alam,” ujarnya.
Senada, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Arum Sabil, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu kekuatan penting dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Karena itu, sebagai kawah candradimuka pembentukan karakter, ia mengingatkan pengurus Kwarcab Ponorogo agar terus memperkuat komitmennya dalam menguatkan pendidikan kepramukaan.
“Pramuka bukan hanya mengajarkan cara mendirikan tenda, membuat simpul, tetapi pramuka hadir untuk menumbuhkan gotong royong, mencetak pemimpin yang tak hanya cerdas tetapi mulai akhlaknya,” ungkapnya.