Pimpin Apel Gelar Pasukan, Bunda Rita Ajak Masyarakat Bantu Turunkan Paparan COVID-19

Terhitung mulai 3 sampai 20 Juli 2021 Kabupaten Ponorogo menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19.

Untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut, digelar Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka PPKM Darurat COVID-19 dari unsur Pemkab Ponorogo, TNI, dan Polri di Jalan Aloon-Aloon Utara, Sabtu (03/06/2021). Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., didampingi Kapolres Ponorogo dan Dandim 0802/Ponorogo.

Ditemui selepas memimpin Apel, Bunda Rita berharap masyarakat terlibat aktif dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di Bumi Reyog dengan mengikuti kebijakan PPKM Darurat tersebut. Mengingat saat ini kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Ponorogo tergolong tinggi.

“Saya mohon kepada masyarakat, ayo bareng-bareng mengurangi angka COVID-19,” tutur Bunda Rita.

Sedangkan Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin menegaskan pemberlakuan PPKM Darurat untuk kebaikan masyarakat. Harapannya jika paparan COVID-19 bisa dicegah, sektor ekonomi bisa segera pulih.

“Ini bukan dalam rangka membatasi masyarakat, ini dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakat. Ketika paparan COVID-19 menurun, aktivitas ekonomi bisa berjalan normal,” ungkap Dandim 0802.

Sedangkan Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz menyampaikan poin-poin pembatasan sudah sangat jelas tertera di Intruksi Menteri Dalam Negeri, Keputusan Gubernur, maupun Keputusan Bupati. Forkopimda akan terus berkoordinasi dengan Forkopimca dalam pelaksanaan maupun sosialisasinya.

“Intruksi Menteri Dalam Negeri sudah ada 12 item yang boleh dan tidak. Baik pada Surat Keputusan Bupati maupun Keputusan Gubernur tidak berubah. Mulai hari ini kita terapkan secara pelan-pelan. Kita sampaikan kepada Kapolsek, Danramil, dan Camat untuk menyampaikan ke bawah,” ungkapnya.

Bagikan