Kang Giri Resmikan Jembatan Dong Kelung Ngrayun Yang Dibangun Warga Secara Swadaya

Semangat gotong-royong tidak pernah pudar dari masyarakat Ponorogo. Terbaru, secara swadaya masyarakat bisa menyelesaikan pembangunan Jembatan Dong Kelung Ngrayun yang diresmikan secara langsung oleh Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M. M., Kamis (26/08/2011).

Pembangunan Jembatan dengan panjang 37 meter dan lebar 3 meter ini menelan anggaran 113 juta yang dikumpulkan dari donasi masyarakat. Nilai itu belum termasuk bantuan dalam bentuk lain seperti material bangunan.

Jembatan yang menjadi penghubung antara Desa Baosan Lor dan Desa Sendang ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat kedua desa. Kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat sempat terganggu ketika jembatan tidak bisa digunakan.

Semangat gotong-royong dari masyarakat ini tentu saja sangat diapresiasi Kang Giri. Lebih lanjut, ia menyampaikan permintaan maaf karena Pemkab Ponorogo belum terlibat banyak dalam pembangunan jembatan. Mengingat di situasi Pandemi COVID-19, Pemkab diharuskan melakukan refocusing anggaran untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saya salut luar biasa kepada masyarakat Ngrayun. Sejujurnya kami malu belum bisa berbuat banyak karena saat ini kita di tengah-tengah pandemi. Atas nama Pemerintah Kabupaten dan Bupati Ponorogo, kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Ngrayun, ” tutur Kang Giri.

Pada kesempatan tersebut Kang Giri juga menyerahkan bantuan 200 sak semen setelah sebelumnya pada proses pengecoran dak lantai jembatan juga menyerahkan 150 sak semen. Rencananya semen ini nantinya akan digunakan untuk memperbaiki jalan yang ada di sekitar jembatan.

Bagikan