TP-PKK Ponorogo Gelar Lomba Desain Batik Untuk Pelajar

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2021, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo mengadakan Lomba Desain Batik untuk pelajar tingkat SMA/SMK bertempat di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Sabtu (2/9/2021).

Lomba desain ini diikuti secara antusias oleh 24 tim perwakilan dari Lembaga Pendidikan di Kota Reyog, dengan masing-masing tim terdiri dari 2 pelajar.

Terkait dipilihnya pelajar sebagai peserta, Ketua TP-PKK Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, S.E., menuturkan, langkah ini menjadi bagian dari upaya melahirkan pembatik – pembatik handal Ponorogo di masa depan.

“Anak-anak SMA generasi berikutnya pembatik. Jangan sampai batik Ponorogo mati lagi seperti dulu. Ini batik sudah mulai bangkit, saya ingin tumbuh generasi baru pembatik,” tutur Ketua TP PKK.

Ia melanjutkan dalam lomba ini para peserta diberi kebebasan berkreasi, menuangkan ide dan gagasannya ke dalam corak batik yang mereka desain.

“Tuangkan segala ide dan kreatifitas yang ada di pikiran. Dewan juri tidak akan membatasi,” lanjutnya.

Sedangkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyatakan, kejayaan batik Ponorogo harus dibangkitkan kembali. Karena batik tidak hanya memiliki nilai ekonomi, namun memiliki nilai budaya.

“Batik tidak hanya memiliki nilai ekonomi saja, namun batik membuat Ponorogo moncer,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Ponorogo merencanakan menyusun regulasi agar upaya tersebut bisa terwujud sesuai harapan.

“Tentu pemerintah harus membuat regulasi, seperti yang sudah saya lakukan dengan UMKM. Batik Ponorogo dipakai orang Ponorogo dan itu menjadi berkembang dan luar biasa,” pungkasnya.

Bagikan