
Komitmen pemerintah Ponorogo dan upaya mensinergikan program dengan pemberdayaan masyarakat dalam menyelenggarakan kabupaten sehat, diganjar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan penghargaan Swasti Saba Wistara, Rabu (16/11/2021).
Swasti Saba Wistara merupakan penghargaan tertinggi dari Kemendagri dan Kemenkes RI setelah Ponorogo memenuhi penyelenggaraan 7 tatanan kawasan penilaian kabupaten/kota sehat.

Yakni pemukiman sehat, sarana – prasarana umum sehat, tertib lalu lintas dan layanan transportasi, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat – mandiri, dan kehidupan sosial yang sehat.
Atas penghargaan ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan tatanan kawasan sehat di Kota Reyog.
“Terimakasih atas kerja keras semua pihak. Tentu tidak hanya pemerintah namun peran serta masyarakat kita bisa mendapatkan Wistara, yang paling tinggi,” tuturnya.
Meskipun mendapatkan penghargaan tertinggi, ia berharap tatanan kawasan di Kabupaten Ponorogo akan semakin baik untuk bisa mempertahankan penghargaan ini. Mengingat parameter penilaian akan terus meningkat.
“Mudah-mudahan ke depan semakin bagus karena parameter penilaian semakin tinggi. Semoga kita bisa memenuhinya dan mempertahankannya,”
Lebih dari itu, Kang Giri menekankan, penyelenggaraan tatanan kawasan sehat ini tidak boleh berhenti pada capaian penghargaan Swasti Saba Wistara. Namun benar-benar bisa terwujud menjadi kebiasaan dan gaya hidup sehat di masyarakat.
“Tidak hanya penghargaan saja yang kita cari, namun bisa menjadi habit, itu yang paling penting,” lanjutnya.