
Peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika menjadi ancaman nyata bagi generasi muda Indonesia. Karena itu, dilantiknya Pengurus DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Ponorogo disambut positif Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Menurutnya Granat bisa menjadi kekuatan baru dan meringankan beban Pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya Narkotika.

“Terima kasih, hadirnya Granat di Ponorogo sangat membantu kami dalam menyelamatkan generasi muda, mengamankan generasi tengah, dan memuliakan generasi tua,” tutur Kang Giri pada sambutannya dalam acara Pelantikan Pengurus DPC Granat Ponorogo di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Senin (6/12/2021).
Namun dalam upaya memberantas Narkotika, Kang Giri menekankan pentingnya kolaborasi dari semua stakeholder terkait yang juga memiliki tanggung jawab yang sama.
“Tentunya tidak terlepas dari kolaborasi antara Pemerintah, Kepolisian, dan seluruh unsur dari masyarakat termasuk kita-kita,” imbuhnya.
Sedangkan Ketua DPC Granat Ponorogo Agung Nugroho menegaskan, Granat siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk meminimalisir dan mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika. Granat juga akan semakin gencar melakukan sosialisasi bahaya Narkotika, terutama kepada generasi muda.
“Kami berkomitmen menghindarkan seluruh lapisan masyarakat terutama remaja dari bahaya dan peredaran gelap Narkoba. Tentunya kami akan bersinergi dengan stakeholder terkait,” ungkap Agung.
“Tentunya kami akan mengedukasi masyarakat, bisa bekerja sama dengan pihak-pihak terkait dengan mengadakan sosialisasi betapa bahayanya Narkoba,” imbuhnya.
Sedangkan Ketua DPP Granat Jawa Timur, KMAT Arie Soeripan berharap, kehadiran Granat bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap ini bukan sekedar seremonial saja, namun kehadiran Granat ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Arie. (NK/SP)