Pengurus Perwosi Dilantik, Tugas Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat Menunggu

Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat menjadi peran penting yang akan diemban oleh Pengurus Kabupaten Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Ponorogo dan Pengurus Ranting Kecamatan Se-Kabupaten Ponorogo masa bakti 2021-205 yang baru saja dilantik di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/12/2021). Terkait dengan hal ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berharap hadirnya Perwosi mendorong perempuan semakin sadar Kesehatan.

“Kita bersyukur terbentuknya pengurus kabupaten dan kecamatan, mudah-mudahan ini awal kebangkitan, ibu-ibu sadar Kesehatan dan prestasi. Ketika sehat penting olah raga menjadi habit,” tutur Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo dalam sambutannya.

Lebih dari itu, dari Perwosi ia berharap akan muncul bibit-bibit atlit hebat Ponorogo. Ia menggambarkan, ibu yang paling dekat dengan anak bisa ikut memantik minat olahraga kepada buah hatinya. Ketika sedari kecil menekuni cabang tertentu, ketika remaja atau dewasa bisa dibina secara langsung oleh Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo untuk diarahkan menjadi atlit berprestasi.

“Tugas ibu-ibu untuk memancing minat. Ketika sudah ada minat, ikut kompetisi-kompetisi. Kemudian punya prestasi, serahkan kepada KONI untuk dibina agar menjadi atlet berprestasi,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko mengatakan, semangat dan disiplin Pengurus Perwosi harus ditularkan sampai di desa-desa di wilayah Kabupaten Ponorogo. Dengan semangat inilah harapanya bisa menjaring bibit-bibit atlit yang akan mengharumkan nama Bumi Reyog.

“Semoga semangat Perwosi bisa ditularkan di desa-desa. Kita jaring atlit perempuan, srikandi-srikandi tangguh yang membawa nama Ponorogo semakin hebat,” ujar Heru.

Sedangkan Ketua Pengurus Kabupaten Perwosi Ponorogo Susilowati Sugiri Sancoko menginformasikan, dalam kepengurusannya akan merencanakan beberapa program sebagai implemetasi tugas “mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga serta menjaring bibit-bibit atlit berbakat. Ia mencontohkan, selain kegiatan rutin senam bersama, akan digelar kompetisi cabang olahraga secara berjenjang dari tingkat Desa sampai Kabupaten.

“Banyak sekali kegiatan yang akan dilakukan. Yang sudah menjadi habit ibu-ibu di Ponorogo senam bersama dan ini tetap dilakukan. Kita juga akan mengadakan kompetensi level Kabupaten setelah kompetensi level Kecamatan. Contohnya Bola Voley, Bulu Tangkis, Tenis Meja, dan sebagainya,” ungkapnya. (NK/SP)

Bagikan