Kang Bupati Sugiri Buka ICHC Dokter Cilik PP Darul Falah dan Malaysia

Membalas keikutsertaan dokter cilik asal SDIT Falah Sukorejo di Health Education & Development di Malaysia November lalu, rombongan Dokter Cilik asal Malaysia ganti mengunjungi Ponorogo. Tepatnya untuk memenuhi undangan SDIT Darul Falah, mengikuti Internasional Community Health Camp (ICHC) di Ponorogo.

Digelar selama 1 hari, ICHC 2022 dibuka secara langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko di Ponpes Darul Falah Sukorejo, Jumat, 20 Januari 2023. Ada 33 dokter cilik dan 14 guru pendamping dari Malaysia terlibat dalam kegiatan ini. Sedangkan dokter cilik dari Dafa berjumlah 20 anak. Selain itu, turut terlibat dokter cilik dari sekolah lain seperti SDMT Ponorogo, MI Darul Falah Glinggang, SDN Kranggan, SDN 1 dan 2 Nambangrejo, serta SDN 1 dan 2 Gelanglor.

“Kami mulai bergabung sejak 2018. Pada 2022 kami mendapatkan undangan ke Malaysia, dan kami giliran kami mengundang mereka. Dari Malaysia ada 33 dokter cilik dan 14 guru pembimbing,” ujar Kepala Sekolah Dafa Anisatu Mufatihah.

Pada ICHC ini, lanjut Anis, dokter cilik dari dua negara serumpun ini saling berbagi pengalaman, mendapatkan edukasi tentang kesehatan, tantangan dengan materi kesehatan, dan outbound.

Dokter cilik, jelas Anis, merupakan program komunitas anak yang bergerak di bidang kesehatan. Di program ini mereka mendapatkan materi dan praktik mengenai menjaga kesehatan diri maupun lingkungan. Dengan ilmu dan pengalaman yang didapat, tidak hanya mampu mempraktikkan gaya hidup sehat, mereka nantinya diharapkan menjadi duta kesehatan, khususnya bagi teman sebaya mereka.

“Dokter cilik adalah komunitas anak-anak yang mereka mempunyai kegiatan di bidang kesehatan, mirip UKS. Namun selain mengenal materi kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan diri dan lingkungan mereka juga mempraktikkan langsung,” jelasnya.

Kang Bupati Sugiri Sancoko sangat bangga atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap kerja sama ini mampu menjadi embrio kerukunan antar dua negara dan kerja sama-sama saling menguntungkan lainnya.

Semoga ini menjadi awal, menjadi embrio kerukunan dua negara sedarah, Malaysia dan Indonesia. Dan ke depan akan terjadi kerja sama- kerja sama di bidang lainnya,” ucap Kang Bupati.

Bagikan