Kang Bupati Sugiri Buka Musyawarah Cabang AKLI Ponorogo

Kang Bupati Sugiri membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VI Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Ponorogo di Rumah Makan Joglo Manis Ponorogo, Sabtu (21/01/23). Muscab tersebut diikuti Pihak PT PLN Ponorogo, Ketua Dewan Pengurus  Daerah (DPD) AKLI Jawa Timur serta anggota AKLI Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ponorogo.

Dalam sambutannya, Sutomo selaku Ketua AKLI DPD Jatim menjelaskan bahwa Muscab ini akan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2016-2021, perencanaan program kerja tahun 2023-2028 serta pemilihan formatur untuk membentuk pengurus AKLI DPC Ponorogo periode 2023-2028.

“Muscab kali ini akan ada laporan pertanggungjawaban tentunya akan disampaikan oleh pengurus lama kepada anggota. Selamat bermusyawarah AKLI Ponorogo dan semoga sukses,” ungkap Sutomo.

Mengusung tema “Komitmen Bersama Meningkatkan Daya Saing di Era Digitalisasi Menuju Anggota AKLI yang Tangguh dan Profesional”, Ketua DPC AKLI Ponorogo, Sugeng Hariono menyampaikan bahwa AKLI siap bekerjasama dengan PLN maupun Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menuju perubahan yang lebih baik.

“Insyaallah kami AKLI semua amanah, dan kami juga kompeten untuk mewujudkan apa yang diharapkan PLN dan kita juga adaptif dalam situasi dan kondisi apapun serta kolaboratif. Intinya kami AKLI siap bekerjasama, karena kita punya komitmen dan senantiasa profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Kang Bupati Sugiri mengungkapkan apresiasi atas digelarnya Muscab ini. Ia berharap dengan digelarnya Muscab ini dapat melahirkan program kerja yang berkualitas demi kemajuan Ponorogo.

Lebih lanjut, Kang Bupati secara langsung meminta kerjasama AKLI dan PLN dalam menangani berbagai permasalahan selama ini. Seperti, kelancaran dan keamanan listrik di wisata Water Fountain Ngebel, instalasi dalam tanah di daerah kota, sumur dalam untuk persawahan serta akses listrik di berbagai pelosok desa.

“Di Ngebel water fountain saya mohon jangan sampai ada gangguan. Kota kota yang telah operasi plastik kalau bisa bagaimana ada instalasi dalam tanah. Terakhir jangan sampai ada alasan thravelnya overload, banyak beberapa kejadian penambahan daya, monggo digantos yang sae,” pesannya.

Bagikan