93 Tahun Berdiri, Nasyiatul Aisyiah Berkomitmen Memajukan Perempuan

Genap 93 tahun sudah Nasyiatul Aisyiyah (NA) berdiri. Selama itu pula, Nasyiatul Aisyiyah terus eksis menebar kebaikan terhadap sesama.

Guna memperingati hari lahirnya, berbagai acara menarik digelar Nasyiatul Aisyiyah Kab. Ponorogo di Pendopo Agung Ponorogo, Minggu (2/6/24). Mulai dari Pengukuhan PCNA Mlarak, Jetis, dan Pulung, Bazar makanan dan kerajinan, Tabligh akbar yang diisi oleh Pimpinan Pusat NA, serta Sarasehan Alumni.

Kang Bupati Sugiri bersama Ketua TP-PKK Kab. Ponorogo Susilowati Sugiri turut hadir membersamai acara tersebut.

Sebagai organisasi remaja putri di bawah naungan Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA) Ponorogo Titi Listyorini menyampaikan dua poin penting yang harus di emban NA untuk memajukan perempuan dan masyarakat.

Pertama, mewujudkan kemanusiaan semesta. Artinya, dakwah “amar makruf nahi mungkar ” tidak hanya sebatas ibadah, tetapi harus pada kemanusiaan dan kemasyarakatan. Juga peduli terhadap isu perubahan iklim dan lingkungan. Hal itu dapat diwujudkan melalui kegiatan literasi, humanisasi dan transendensi.

“Melalui literasi bagaimana NA bisa membebaskan kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, ketidaksehatan dan sebagainya. Misal pemberian pembinaan ketrampilan sehingga mereka bisa mandiri, membuat suatu karya sendiri yang dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Humanisasi, dengan memanusiakan manusia dan transendesi, semua kegiatan kita berorientasi kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Kedua, aktif bergotong-royong dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan berjejaring, maka program-program NA akan lebih cepat terwujud dan memberi kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Bagaimana NA bisa berjejaring dengan semua pihak, baik internal organisasi seperti PDM, PDA, dan semua amal usaha Aisyiyah. Juga dengan pemerintah, OPD, seluruh organisasi masyarakat, PKK, Muslimat dan lainnya, monggo semua berkolaborasi. Agar semakin luas dan semakin cepat program terwujud,” ungkapnya.

Kang Bupati Sugiri mengungkapkan apresiasi atas program-program dan upaya NA dalam mensejahterakan masyarakat selama ini. Ia pun mengatakan siap ikut mensukseskan program NA untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik dan melahirkan generasi muda yang berkualitas.

“Memperbaiki kualitas generasi penerus itu inti dari segala inti. Maka saya ingin menemani proses perjalanan NA Ponorogo. Tidak hanya ceremonial saja tetapi lebih dalam, khususnya pendidikan. Mudah-mudahan ke depan NA semakin besar, semakin mampu menerjemahkan makna Muhammadiyah,” ungkap Kang Bupati.

Bagikan