Sebanyak 250 anak-anak di Desa Sukosari Kecamatan Babadan dan sekitarnya sudah terbiasa menabung sejak dini. Ternyata, kebiasaan hebat itu dipantik oleh Forum Desa Sukosari (FDS) yang sudah 3 tahun berturut-turut menginiasiasi Gerakan Menabung.
Setelah kurang lebih satu tahun menabung, anak-anak yang mayoritas masih pelajar TK dan SD itu nampak antusias membopong celengannya untuk dipecahkan bersama-sama, Sabtu (29/6/24).
Bertepatan dengan libur sekolah dan antusias anak-anak yang tinggi, panitia menggelar “Bongkar Celengan” itu, dalam dua hari (29-30 Juni). Selain memperoleh hasil tabungannya, anak-anak dengan jumlah tabungan dan poin tertinggi pun akan mendapat piala penghargaan.
Ketua FDS Sayid Asfari menyebut, gerakan menabung ini merupakan upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kesabaran bagi anak-anak.
“Alhamdulillah banyak bapak-bapak, ibu-ibu yang support sehingga nabungnya rutin. Kita berharap jika gemar menabung ke depannya akan banyak keberuntungan. Didalam menabung sebenarnya tidak hanya nilai-nilai perjuangan saja, tapi ada nilai menahan membeli sesuatu, ini yang kita tularkan pada anak-anak,” terangnya.
Kang Bupati Sugiri yang hadir sekaligus membuka acara tersebut mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas semangat anak-anak dalam menabung.Dari menabunglah ia meyakini karakter hebat akan tertanam di diri mereka.
Oleh karena itu ia berharap kegitan ini dapat menjadi contoh dan semakin banyak diikuti anak-anak di desa lainnya.
“Ini keren, luar biasa. Hari ini bukan sekedar bongkar celengan tetapi ini sebuah peradaban bagus yang harus ditiru dan ditularkan desa-desa lain. Pokoknya masa depan kalian akan cerah,” ujar Kang Bupati.