Setiap Ahad Pon ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Jenangan tidak pernah absen mengikuti pengajian. Agenda yang digelar rutin setiap 35 hari sekali itu, konsisten dijalankan dengan berkeliling di setiap ranting atau desa se-Kecamatan Jenangan.
Kali ini, Minggu (30/6/24), giliran Muslimat Ranting Semanding yang menjadi titik kumpul ibu-ibu tersebut saling bersilaturahmi.
Digelar di halaman Masjid Baitul Muttaqin Desa Semanding, ratusan ibu muslimat serta masyarakat sekitar nampak khusyuk menyimak tausyiah dari Khalimatul Aliyah.
Selain menggelar pengajian rutin, Ketua Muslimat PAC Jenangan Choirul Badiah, mengatakan bahwa muslimat NU Jenangan juga rutin melaksanakan santunan kepada anak yatim dan dhuafa setiap 10 Muharram.
“Setiap 10 Muharram itu satu kecamatan Jenangan menyantuni anak yatim dan dhuafa yang dipimpin oleh Muslimat dan pak kepala desa setempat. Maka kami berpesan mari tali silaturahim njenengan dengan kepala desa dan perangkat desa di eratkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kang Bupati Sugiri yang turut membersamai pengajian itu mengungkapkan apresiasi atas komitmen muslimat dalam menebar kebaikan.
Selain kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan, Kang Bupati Sugiri juga meminta peran Muslimat untuk turut menyiapkan generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah di Kabupaten Ponorogo.
“PR kita yang agak sulit di kehidupan adalah bagaimana menyiapkan kualitas generasi kedepan yang jauh bermartabat berkualitas dan berakhlak dan itu adalah tanggung jawab kita bersama. Maka saya rajin sowan ke njenengan, saya ingin anak-anak yang lahir dari Bumi Ponorogo tidak hanya pinter SDM tetapu akhlaknya juga sae,” ungkapnya.