Program Sumur Bor Polri Kuatkan Program Pertanian Ponorogo

Pemerintah, Polri, dan TNI satu barisan dalam menjaga ketahanan pangan. Programnya pun saling menguatkan, pembangunan irigasi air tanah dalam (IATD)/sumur bor salah satunya.

Sebagai salah satu lumbung padi nasional, Kabupaten Ponorogo menjadi sasaran program sumur bor Polri. 

Jumlahnya ada 4 titik, yakni di Dukuh Wotan dan Dukuh Bobrok Desa Ngumpul, Dukuh Puh Gading Desa Ngendut, dan Dukuh Bendo Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong. 

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, sumur bor tersebut diresmikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kang Bupati Sugiri Sancoko, Kapolres Ponorogo, dan Dandim Ponorogo, di salah satu titik, di Dusun Wotan Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Selasa (25/6/2024). 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan hadirnya sumur bor itu merupakan wujud konkrit Polri membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Baik untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun irigasi sawah.  

“Sumur bor memiliki rata-rata debit 80-85 liter per menit dan memiliki tangki penyimpanan 10 ribu liter,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko meyakini bantuan sumur bor Polri mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Ponorogo, menguatkan program sumur bor yang ia kerjakan.  

“Memang luas daerah pertanian kami 34 ribu ha tapi tidak  semua bisa menggunakan irigasi teknis. Maka untuk menambah capaian panen atau indeks pertanaman, langkah yang dilakukan Pak Kapolda dan Pangdam yang paling benar,” terangnya. 

Pada tahun ini, ia menargetkan mampu menuntaskan pembangunan 100 sumur bor yang tersebar di wilayah Kota Reog. 

“Kami bersama Dandim dan Kapolres langsung menindaklanjuti dengan cepat untuk terus melanjutkan arahan panjenengan. Akhir tahun ini kami sudah mampu membuat sumur dalam hampir 100,” ujarnya. 

Tak hanya peresmian sumur bor, pihak Polda Jatim juga telah menggelar rangkaian kegiatan sosial di berbagai wilayah Jawa Timur. Mulai dari bakti sosial pembagian 21.801 sembako, bakti religi dengan membersihkan 796 tempat ibadah, bakti kesehatan dengan menyediakan pelayanan 9 poli, serta pengadaan bedah rumah di 29 titik.

Bagikan