Alih Status dari SMA Tuntas, Kang Bupati Sugiri Sancoko Launching SMKN 1 Sooko

PROSES panjang alih status SMAN 1 Sooko menjadi SMKN 1 Sooko akhirnya tuntas. Wajah baru sekolah di Ponorogo bagian timur itu di-launching oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Rabu (31/7/2024). 

Alih status ini dikatakan Kepala SMKN 1 Sooko Yayuk Sri Rayahu merupakan wujud keinginan masyarakat Sooko yang mengharapkan anaknya ketika lulus sekolah menengah siap untuk bekerja. 

“Ini merupakan kemauan dari masyarakat Sooko untuk diwujudkan. Karena itu, mari kita dukung SMKN 1 Sooko dengan menyekolahkan anaknya di sini,” ucap Yayuk. 

Sementara itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko menilai keputusan tepat mengubah status menjadi sekolah kejuruan yang membekali lulusan dengan keahlian terapan tertentu. 

Ia berharap dengan hadirnya sekolah kejuruan baru itu tidak ada lagi anak di wilayah Ponorogo bagian Timur yang berhenti sekolah setelah lulus SMP. 

“Ini milik kita bersama, khususnya warga Sooko mari sekolah anaknya di sini. Saya tidak ingin ada lulusan SMP tidak melanjutkan sekolah,” pintanya.

Lebih lanjut, Kang Bupati meminta semua pihak membantu membesarkan SMKN 1 Sooko. Ia menggunakan ibrah hijrah Nabi dari Makah ke Madinah terkait hal ini. 

Diibaratkannya kepala sekolah, guru, dan siswa SMKN 1 Sooko merupakan kaum Muhajirin. 

Sedangkan stakeholder lain merupakan kaum Ansor yang sekuat tenaga menolong dan membantu membesarkan SMKN 1 Sooko. 

“Kaum Ansor itu ya kepala desa, camat, saya, dan semuanya yang harus siap membantu SMKN 1 Sooko menjadi besar,” ucapnya.

Bagikan