Tidak hanya kepada Ki Ageng Donopuro, Kiai Ageng Muhammad Besari dan Kiai Nur Shodiq, pendiri Pondok Pesantren Gebang Tinatar Tegalsari juga berguru kepada Kiai Ageng Nur Salim / Ki Ageng Mirah III.
Artinya mata rantai sejarah pesantren nusantara juga tidak bisa dilepaskan dari sosoknya. Karena dari beliau lah Kiai Ageng Muhammad Besari menimba ilmu yang disebarluaskan kepada para santrinya.
Selain guru, Kiai Ageng Nur Salim merupakan mertua Kiai Ageng Muhammad Besari.
Beliau jugalah yang berjasa atas tersebarnya agama Islam di wilayah Ponorogo bagian selatan.
Mengenang jasa dan perjuangan beliau masyarakat Desa Muneng dan Tatung menggelar peringatan haul beliau, Selasa (23/7/2024) di Mushola Baitul Muttaqin Desa Muneng.
Kang Bupati Sugiri Sancoko hadir mendoakan dan memberikan penghormatan kepada Kiai Ageng Nur Salim.
Tidak hanya mendoakan, penghormatan kepada Kiai Ageng Nur Salim, pesannya, harus dilakukan dengan meneruskan laku perjuangannya.
“Kita wajib hormat dan ta’dzim kepada leluhur. Tidak hanya mendoakan, namun mampu menerjemahkan dan meneladani perjuangan beliau,” ucap Kang Bupati.