Sebagai organisasi kepanduan yang dekat dengan lingkungan dan sosial, gerakan pramuka memiliki potensi besar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ponorogo membentuk Saka Bhakti Husada (SBH).
Diketuai oleh Kepala Dinas Kesehatan dan terdiri dari kepala puskesmas dan sekretaris camat se-Ponorogo, Pengurus SBH tersebut mengadakan pertemuan sekaligus pelantikan di Hall Hotel Gajah Mada, Ponorogo, Kamis (1/8/24).
Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan SBH didukung oleh 6 krida. Yakni krida bina keluarga sehat, bina lingkungan sehat, bina pengendalian penyakit, bina gizi, bina obat, dan bina perilaku hidup bersih dan sehat.
“SBH sebagai bentuk kecintaan kita terhadap negara indonesia, mewujudkan kader pembangunan di sektor kesehatan untuk penerapan pola hidup sehat di masyarakat,” terangnya.
Kang Bupati Sugiri yang hadir pada pelantikan tersebut mengungkapkan anggota Pramuka yang juga seorang tenaga kesehatan dinilainya kombinasi spesial dalam mendorong pola hidup sehat di masyarakat.
“Melalui SBH ini kita bisa menggerakkan semua lini untuk diajak berfikir bahwa hidup sehat itu perlu. Ini ruang yang sangat keren untuk mempersiapkan generasi ke depan yang jauh lebih bagus dari segala prespektif,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap para pengurus SBH bergerak aktif menjalankan organisasinya sesuai tujuan dibentuk.
“Kita komitmen bersama-sama untuk menyiapkan generasi ke depan yang jauh lebih bagus itu butuh teladan. Tidak sekedar ucapan tapi dilakukan. Saya ingin pramuka menjadi ajang kita untuk bersama-sama saling asah, saling asuh, saling berfikir serentak,” pesannya.