Tidak hanya mengandalkan APBD, Pemkab Ponorogo juga “nyenggek” anggaran APBN untuk memperbaiki infrastruktur jalan.
Terbaru, menggandeng anggota DRI RI Ali Mufti, ada 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan bakal menjadi sasaran pembangunan jalan dengan anggaran dari pusat melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
Ada Desa Wagir Kidul dan Desa Singgahan Kec. Pulung berupa pengerjaan pengerasan jalan sepanjang 712 meter.
Kemudian di Desa Pupus dan Desa Ngebel Kecamatan Ngebel yang menjadi sasaran pengerjaan pengerasan jalan paving sepanjang 400 meter serta dilengkapi dengan tembok penahanan tanah (TPT).
Di Kecamatan Sooko di Desa Klepu dan Desa Suru Kecamatan Sooko yang mendapatkan program pengerasan jalan beton sepanjang 480 meter dan TPT.
Tidak hanya wilayah timur, Ponorogo bagian selatan juga mendapatkan program serupa. Tepatnya di Desa Pelem dan Munggu Kecamatan Bungkal dengan pengerjaan pengerasan jalan sepanjang dan drainase sepanjang 400 meter serta TPT.
Kemudian di wilayah Kecamatan Ngrayun di Desa Cepoko dan Selur dengan pengerjaan pengerasan jalan beton sepanjang 971 meter.
Kang Bupati Sugiri Sancoko sering kali menyampaikan percepatan pembangunan di Ponorogo sulit terwujud jika hanya mengandalkan APBD Ponorogo.
Gotong-royong dengan berbagai pihak yang konsisten ia lakukan untuk menuntaskan PR pembangunan di Kota Reog.
“Kita harus menjalin kolaborasi dengan berbagai unsur, tinggalkan baju gengsi. Pak Ali Mufti membantu kita dalam percepatan infrastruktur,” ucap Kang Bupati Sugiri ketika menghadiri Sosialisasi Program PISEW di Balai Desa Wagir Kidul, Kec. Pulung, Kamis (1/8/2024) dan di Balai Desa Pelem, Kec. Bungkal, Jum’at (2/8/24).