Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan desa.
Ibarat parlemen di tingkat desa, BPD menjadi jembatan penting antara pemerintah desa dan warga, terutama dalam mendorong pembangunan yang partisipatif.
Hal ini ditegaskan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri acara halal bihalal Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (Abpednas) Ponorogo yang digelar di Balai Desa Caluk, Sabtu (19/4/2025).
“BPD bekerja menyeimbangkan desa. Mudah-mudahan bisa mengubah mindset dari sekadar bekerja menjadi mengabdi kepada masyarakat,” ujar Kang Bupati dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi yang harmonis antara kepala desa dan BPD merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan desa.
Menurutnya, masing-masing pihak harus memahami dan menjalankan tugas pokok serta fungsinya dengan baik.
“Kalau desa bagus, kabupaten ikut bagus, provinsi bagus, dan Indonesia juga bagus,” tegasnya.