Lomba Melukis Tong Sampah, Padukan Seni dan Kampanye Peduli Lingkungan

PONOROGO – Kampanye pelestarian lingkungan dikemas dengan cara unik pada rangkaian Grebeg Suro 2025. Bekerjasama dengan Yayasan Batu Hijau, Pemkab Ponorogo menggelar “Lomba Melukis Tong Sampah”, Minggu (22/6/25).

Berlangsung di Pendopo Agung Ponorogo, acara dibuka langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko yang ditandai dengan menggoreskan kuas pada tong sampah.

Sebanyak 38 peserta dari tingkat pelajar SMP dan SMA, terlihat antusias menuangkan kreativitas dan kemampuannya pada media tong sampah. Permukaan tong sampah yang tidak rata menjadi tantangan yang beda dari biasanya. 

William, selaku Penasihat Yayasan Batu Hijau mengatakan selain peduli isu lingkungan,  Yayasan Batu Hijau juga menyadari pentingnya kreatifitas dan seni. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi wujud memantik kesadaran sejak dini dalam menjaga lingkungan dengan cara menyenangkan.

“Wujudnya adalah kami mensponsori beberapa acara seni. Ini adalah tahun kedua kami mensponsori acara seni melukis, tahun lalu dan tahun ini” ujarnya.

Umi Hamamah Penanggung Jawab Acara menjelaskan, dipilihnya tong sampah adalah upaya memanfaatkan barang bekas disekitar lingkungan menjadi barang yang lebih bernilai.

Nantinya, hasil tong sampah yang telah dilukis itu bakal digunakan sebagai tempat pembuangan sampah atau hiasan untuk memperindah ruangan.

“Kita menggunakan barang bekas di sekitar kita biar lebih bermanfaat. Selama ini, ember bekas cat digunakan untuk tong sampah biasa, tapi kalau kita lukis akan lebih menarik,” ujarnya.

Kang Bupati Sugiri Sancoko mengapresiasi inisiasi panitia dalam menuangkan tema lingkungan, dalam kreativitas seni.

Ke depan, ia berharap kegiatan tersebut terus dilakukan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. 

“Acara ini harus terus dilanjutkan, agar memberikan warna, memberikan edukasi kepada anak-anak tentang lingkungan. Ini harus kita lakukan bersama-sama secara kolektif, seluruh penduduk Ponorogo harus berfikir tentang lingkungan” ungkap Kang Bupati.

Bagikan