PONOROGO – Tak berubah sedikit pun. Setiap bulan Agustus, riuh gempita perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu mewarnai Ponorogo.
Ragam warna, ragam acara. Kemeriahan itu seperti denyut jantung yang serentak berdegup di seluruh kampung. Tanda betapa kuatnya semangat kebersamaan warga.
Minggu, (24/8/2025), Kang Bupati Sugiri Sancoko tak ingin sekadar menyaksikan dari kejauhan.
Ia blusukan ke kampung-kampung, merasakan kebersamaan masyarakat merayakan HUT Kemerdekaan RI.
Ia mulai dari Kelurahan Kepatihan, kemudian ke Carangrejo, lalu menutup perjalanan di Gelangkulon, Kecamatan Sampung.
Di tiap titik, sambutan selalu hangat. Ia melihat kebersamaan dan kerukunan itu sebagai substansi utama dalam memaknai sekaligus mengisi kemerdekaan.
Lanjutnya, perjuangan hari ini bukan lagi soal senjata dan darah, tetapi bagaimana membangun jiwa dan raga anak bangsa.
“Sebagai anak bangsa, kita berjanji mengisi kemerdekaan yang dulu diraih dengan darah dan nyawa pahlawan dengan hal positif. Caranya tetap rukun dan membangun dengan sekuat tenaga. Memastikan lingkungan bersih, makmur, tidak ada anak yang tidak sekolah, tidak ada stunting,”ujar Kang Bupati.