PONOROGO – Kepengurusan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo resmi berganti. Ruskamto menjadi nahkoda baru organisasi profesi guru itu untuk masa bakti 2025–2030.
Pelantikan digelar di Graha Dwija PGRI Ponorogo, Kamis, 28 Agustus 2025. Ketua PGRI Jawa Timur, Djoko Adi Waluyo, melantik Ruskamto bersama jajaran pengurus pleno, perangkat organisasi, dan badan khusus PGRI Ponorogo.
Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang hadir dalam acara itu menitipkan harapan besar. Ia meminta pengurus baru menjaga sinergi dengan pemerintah, terutama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Reog.
“Tugas selanjutnya bagaimana kita mampu berdewasa untuk duduk bersama, membentuk generasi penerus yang lebih berkualitas, berakhlak dan siap bertempur di medan apapun,” tekannya.
Menanggapi hal itu, Ruskamto menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah demi mewujudkan pendidikan unggul di Ponorogo.
Mendukung hal itu, bersama dengan pengurus lainnya, ia bakal segera menyusun program kerja 5 tahun dengan berpedoman pada tiga sifat dasar organisasi PGRI.
Tiga dasar itu, jelasnya, meliputi unitaristik (tidak membedakan gelar maupun latar belakang), independen (mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain), serta nonpartisan (tidak terikat dengan partai politik manapun).
“Kita tidak berafiliasi dengan partai apapun, tetapi kita selalu mendukung program pemerintah supaya pendidikan berkualitas menuju Ponorogo Hebat,” tekannya.