Ratusan penarik becak di Ponorogo bakal semakin ringan dalam menjalankan pekerjaannya. Tak perlu bersusah payah mengayuh pedal becaknya lagi, kini bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto telah diterima mereka dan siap digunakan.
Becak modern itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang didampingi Plt. Bupati Bunda Lisdyarita, Senin (09/02/26) di Pendopo Agung Ponorogo.
Becak listrik senilai 22 juta per-unit itu, terang Nanik S. Deyang diprioritaskan untuk pembecak lansia. Dimana bantuan ini datang dari keprihatinan Presiden Prabowo kepada penarik becak yang mengandalkan tenaga fisik di masa senjanya untuk menafkahi keluarga.
“Pemberian becak listrik ini berawal dari hati nurani Pak Presiden, beliau tidak tega lihat warga yang sepuh masih mengayuh becak dijalanan. Bantuan becak ini dapat memudahkan mereka mencari nafkah. Kalau dulu ngontel 2 kali sudah berat banget, sekarang dengan becak listrik ini bisa bolak balik 5 sampai 10 kali tidak masalah karna gak perlu tenaga,” ungkapnya.
Hadirnya becak listrik pun menjadi harapan baru masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, Nanik meminta kepada penerima bantuan untuk merawat dan menggunakan becak listrik dengan sebaik-baiknya, serta tidak memindahtangankan atau memperjualbelikan.
“Saya minta jangan dipindahtangankan, jangan diperjualbelikan. Kalau ada kerusakan boleh menghubungi GSN Jawa Timur. Nanti setahun masih ada garansi tapi kalau rusak juga tidak berat karena sudah didesain sangat modern,” terangnya.
Mewakili para penerima bantuan, Plt. Bupati Bunda Lisdyarita menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Yayasan GSN atas kepeduliannya terhadap warga Ponorogo. Kehadiran becak listrik ini disambut suka cita oleh para penarik pembecak yang telah bertahun-tahun mengandalkan tenaga fisiknya.
“Dengan bantuan becak ini mereka senang sekali, mereka berterima kasih banyak kepada Pak Presiden. Yang tadinya mengayuh berat jadi sekarang lebih enteng,” terangnya.
Selain desain yang modern dan nyaman, Bunda Lisdyarita mengatakan bahwa becak listrik ini juga memiliki kelebihan yakni ramah lingkungan, sehingga tidak menimbulkan polusi bagi sekitar.
“Becaknya sangat bagus, tadi saya coba sangat nyaman. Tidak hanya bertujuan meringankan beban kerja tetapi juga langkah mendukung transportasi yang ramah lingkungan,” ungkapnya.
Selain merawat bantuan yang diberikan, Bunda Lisdyarita juga menghimbau pembecak untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan berkendara di jalan.
“Kami mengajak penerima bantuan untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini, mematuhi peraturan yang berlaku, serta mengedepankan keselamatan dalam berkendara. Dengan demikian manfaat program ini dapat dilaksanakan dalam jangka panjang,” pesannya.