Aman. Di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga menjelang Lebaran, Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, memastikan bahwa stok kebutuhan pokok mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pun dengan LPG 3 kilogram, stoknya dipastikan aman dengan ketersediaan saat ini mencapai 35 ribu tabung dan akan terus ditambah secara berkala.
Hal tersebut disampaikannya usai meninjau pasar tradisional, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji), serta gudang Bulog, pada Selasa (17/3/2026).
“Pastinya untuk bahan pokok aman semua. Untuk LPG juga aman saat ini ada 35 ribu tabung. Nanti tanggal 19 ada penambahan, tgl 20 ada penambahan, yang pasti aman,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat agar tidak panik. Ada satuan tugas yang rutin memantau distribusi. Indikasi penimbunan atau kenaikan harga tak wajar, jelasnya, akan langsung ditindak.
“Kalau ada yang berani coba menimbun dan memainkan harga, kita tindak langsung,” jelasnya.
Sementara itu, terkait harga kebutuhan pokok, sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Namun, Bunda Lisdyarita menilai, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan belum membahayakan daya beli masyarakat.
Ia mencontohkan, harga bawang merah segar berada di kisaran Rp35.000 per kilogram dan bawang merah kering Rp38.000 per kilogram. Harga cabai tergolong tinggi, bervariasi antara Rp85.000 hingga Rp95.000 per kilogram.
“Untuk Minyakita, harganya masih aman, bahkan di bawah HET,” ungkapnya.
Untuk menahan laju harga, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Ponorogo mengadakan sejumlah pasar murah yang memungkinkan masyarakat mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah dari pasaran.
“Kita adakan pasar murah, kita sertakan dengan daging ayam juga yang saat ini harganya Rp43 ribu,” jelasnya.