Vespa klasik kembali membuktikan daya tariknya yang tak lekang oleh waktu. Desain ikonik, karakter mesin yang khas, serta nilai seni dan sejarah yang melekat menjadikan kendaraan asal Italia tersebut tetap dicintai lintas generasi.
Nuansa masa lalu itu berpadu dengan semarak perayaan Grebeg Suro. Bertajuk Vespa Kultural menjadi kolaborasi unik antara komunitas pecinta Vespa dengan kekayaan budaya Bumi Reog.
Sabtu (13/6/26), ratusan penggemar vespa atau vespisti mengikuti touring yang dimulai dari Paseban Alun-Alun Ponorogo menuju Monumen Reog Ponorogo.
Mereka tidak hanya berasal dari Ponorogo. Komunitas Vespa dari berbagai daerah turut ambil bagian.
Setibanya di kawasan yang kini menjadi episentrum kebudayaan baru Ponorogo tersebut, peserta disuguhi pertunjukan Reog Ponorogo, berpadu dengan deretan Vespa klasik berbagai tipe dan tahun produksi.
Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan apresiasi kepada para vespisti yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Grebeg Suro, ucapnya, tidak hanya media bagi pelestarian budaya, tetapi juga terbuka untuk berbagai kegiatan hobi dan ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi.
“Selamat datang di Ponorogo, kawan-kawan vespisti. Terima kasih telah ikut memeriahkan Grebeg Suro,” ujarnya.
Ia berharap para peserta yang datang dari berbagai daerah dapat membawa pulang kesan positif selama berada di Ponorogo.
Pengalaman tersebut diyakini akan menjadi promosi wisata yang efektif dan mendorong semakin banyak wisatawan berkunjung ke Bumi Reog.
“Grebeg Suro merupakan salah satu event budaya Ponorogo yang juga kami buka seluas-luasnya untuk hobi dan event ekonomi kreatif yang luas,” tambahnya.