Peringatan Hari Koperasi ke-79: Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya

Peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan dalam Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Ponorogo. 

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Puncak peringatan ditandai dengan upacara yang dipimpin Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiarto, di Halaman Pendopo Agung Ponorogo, Rabu (15/7/2026).

Upacara diikuti jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo serta pengurus berbagai koperasi, di antaranya Koperasi Wanita (Kopwan), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Unit Desa (KUD), serta Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam (KSP/USP).

Membacakan amanat Menteri Koperasi RI, Agus Sugiarto menyampaikan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan pengejawantahan demokrasi ekonomi. Setiap anggota memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk tumbuh serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

Semangat tersebut kini diwujudkan Presiden Prabowo Subianto melalui program pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Saat ini, 1.061 KDMP telah beroperasi. Kehadiran KDMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain KDMP, pemerintah juga terus mendorong lahirnya koperasi-koperasi penggerak industri rakyat, seperti koperasi bagi nelayan, koperasi di sektor energi, dan berbagai koperasi penggerak sektor strategis lainnya.

Lebih lanjut, di tengah dinamika global, Agus Sugiarto mengingatkan bahwa koperasi harus semakin sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Koperasi juga dituntut adaptif dengan memanfaatkan teknologi modern guna memperluas pasar serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Dengan semangat gotong royong, ia mengajak seluruh insan koperasi untuk memperkuat solidaritas dan meningkatkan tata kelola agar koperasi semakin maju serta memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Jangan pernah merasa berjalan sendiri. Negara hadir, dan masyarakat membutuhkan koperasi yang kuat. Pengabdian Bapak dan Ibu dalam mengembangkan koperasi merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan tasyakuran bersama insan koperasi di Pendopo Agung Ponorogo.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Agus Sugiarto melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Kepala Dinas Perdagkum Ponorogo sebagai simbol komitmen untuk terus menggerakkan koperasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Ponorogo.

Bagikan