Hadapi Pandemi COVID-19, Kang Giri Harapkan Kesadaran Masyarakat

Dalam upaya memutus rantai paparan COVID-19 di Kabupaten Ponorogo, Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. menekankan peran penting masyarakat. Menurutnya, untuk bisa keluar dari Pandemi kuncinya bukan kepada aturan ataupun pembatasan dari pemerintah, namun kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan.

“Sehebat apapun aturan, seketat apapun penjagaan, jika kesadaran tidak terbentuk maka akan susah,” tutur Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo ketika memberikan keterangan usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Aloon-Aloon Ponorogo, Rabu (05/05/2021).

Kang Giri mengingatkan kasus COVID-19 di Indonesia meningkat drastis ketika libur Lebaran 2020 dan Tahun Baru 2021. Begitu juga di India yang saat ini menghadapi tsunami COVID-19. Dimana pada kedua situasi tersebut sama – sama terjadi akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.

Karena itu, menghadapi Lebaran 2021, beliau mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lengah. Menurutnya, jika ingin kesehatan, sosial-budaya dan ekonomi masyarakat terjaga dengan baik, kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan harus tumbuh.

“Kesehatan sangat penting, silaturahmi juga penting. Dengan kesadaran yang tinggi Insya Allah akan menjadi lebih baik, lebaran lancar dan ekonomi tumbuh,” tegasnya.

Selain mengharapkan kesadaran masyarakat, Pemkab Ponorogo bersama jajaran Forkopimda akan meningkatkan kewaspadaannya. Memastikan tempat – tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian bisa menerapkan prokes. Pemkab juga akan memberikan perhatian khusus kepada Pekerja Migran dan warga yang mudik ke Ponorogo agar tidak menjadi kluster penyebaran.

Bagikan