Pameran dan Kontes Bonsai kembali memeriahkan rangkaian Grebeg Suro. Acara yang digelar di Halaman Pendopo Agung Ponorogo selama sepekan itu (3-9 Juni 2026) menampilkan 358 pohon dari berbagai daerah.
Mulai dari Ponorogo, Pacitan, Tulungagung, Magetan, Sukoharjo, Ngawi, Trenggalek, Madiun, Wonogiri, Blora, Grobogan, Lampung, hingga Palembang.
Ratusan bonsai yang dipajang, terdiri dari berbagai kelas, mulai dari golden small, semi matang, dan matang yang siap diadu kecantikan dan kualitasnya.
Plt. Bupati Bunda Lisdyarita yang membuka acara tersebut (6/6/26) menyampaikan apresiasi kepada Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Ponorogo dan para pecinta bonsai yang bekerja sama menyelenggarakan acara ini.
Kontes Bonsai, terang Bunda Lisdyarita tidak sekadar menampilkan keindahan tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat.
Ia berharap, hadirnya Grebeg Bonsai ini mampu menarik minat masyarakat untuk mengembangkan bonsai. Sebab dari pohon kerdil itulah, jika dirawat penuh ketelatenan akan menghasilkan pohon yang indah dan menciptakan benih-benih ekonomi bagi masyarakat.
“Setiap bonsai merupakan hasil proses panjang dan kreativitas. Di grebeg suro ini masyarakat akan tahu bagaimana potensi bonsai dan semoga nanti dapat mengembangkannya hingga pameran nasional,” ujar Bunda Lisdyarita.