
Upaya bersama untuk menciptakan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Ponorogo terus dilakukan. Terbaru, Kabupaten Ponorogo mendapatkan alokasi program pembangunan sanitasi desa senilai 5,7 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022.
Informasi dari Henry Indrawardana Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo, pembangunan sanitasi dengan anggaran DAK tahun 2022 akan menyasar 13 desa di 7 Kecamatan.
Dari 13 Desa, 3 di antaranya akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpusat. Sedangkan 10 desa lainnya IPAL setempat/domestik.
“Tahun ini kita mendapatkan anggaran 5,7 milar terbagi untuk 7 Kecamatan dan 13 Desa. Di 13 Desa tersebut 3 sanitasi terpusat dan 10 lainnya sanitasi setempat,” ucap Henry ketika ditemui selepas acara Sosialisasi Kabupaten Program Penyehatan Lingkungan Pemukiman dan Peluncuran DAK Bidang Sanitasi TA 2022 di Aula Bappeda Litbang, Rabu (2/3/2022).
Henry melanjutkan dalam proses pembangunan sanitasi dilakukan secara swakelola oleh masyarakat setempat dengan pendampingan dari dinas terkait. “Nanti pembangunannya swadaya masyarakat dengan pendampingan dinas terkait,” jelas Henry.
Sedangkan Kang Bupati Sugiri Sancoko berharap dengan pembangunan sanitasi ini mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Lebih dari itu dengan lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak kepada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
Lebih lanjut, Kang Bupati menyadari mewujudkan kesehatan lingkungan harus disertai dengan kesadaran masyarakat. Di sinilah pentingnya progam 10 Juta/RT diluncurkan untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di tingkat masyarakat.
“Kami mendorong dengan program 10 juta/RT. Bagaimana ekosistem antara 3 pilar IPM bisa terjaga. Kita gedor kesadaran serentak, sehingga menggedor kesadaran itu tidak hanya top down, namun dari bawah. Dari bawah harus di-inisiasi, dibiasakan, dan titik sadar ini yang ingin kita capai,” tandas Kang Bupati.