Finalisasi RKPD, Bahas Infrastruktur hingga Pemaksimalan Industri Kabupaten

Setelah Musrenbang Kabupaten yang dilaksanakan 17 Maret 2022, Kini (24/6/22) proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) telah mencapai tahap Finalisasi. Kang Bupati Sugiri dan Bunda Lisdyarita turut hadir dalam rapat ini guna mengetahui langsung rencana pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2023.  Dalam finalisasi ini ada empat hal yang ditekankan.
 


Pertama, Sinkronisasi program prioritas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Tahun 2023. Kedua, Pergeseran Anggaran dalam rancangan RKPD yang meliputi Pengurangan pagu indikatif program kegiatan dan Penambahan pagu indikatif program kegiatan. Ketiga, Persandingan pagu indikatif RKPD tahun 2022 dengan RKPD tahun 2023 pada RPJMD. Dan Keempat, Keselarasan program yang mendukung Indeks Kinerja Utama (IKJ).
 
“Forum ini untuk mensinkronkan program besar Pemerintah Pusat, provinsi dan daerah serta harus mendukung visi misi Bupati,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo Agus Sugiarto ketika ditemui setelah rapat RKPD di Ruang Bantarangin, Gedung Graha Krida Praja Ponorogo.
 
Dalam rapat ini, masing-masing kepala OPD memaparkan Rencana kerja untuk tahun 2023. Seperti Dinas Perhubungan yang menekankan program prioritas seperti membangun Infrastruktur dasar pelayanan transportasi, pengoptimalan kualitas pelayanan angkutan umum, mencukupi kebutuhan fasilitas keselamatan transportasi dan menekan tingkat pelanggaran lalu lintas.
 
Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perdagkum) merencanakan pembangunan marketplace yang aktif, pemaksimalan pengelolaan pasar daerah, penyusunan dan evalusai rencana pembangunan industri kabupaten. Sedangkan, Dinas Sosial membahas mengenai bantuan PKH, penanganan program bencana, program terkait perlindungan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, pengelolaan sistem data gender dan anak serta pemenuhan dan perlindungan hak anak.
 
Sementara itu, Kang Bupati Sugiri berharap agar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semakin meningkatkan kinerjanya agar mencapai visi misi Ponorogo bersama. Seluruh program harus rampung dalam satu tahun anggaran berjalan. Sehingga, jargon Ponorogo Hebat tidak hanya sebagai slogan saja tetapi mampu di implementasikan dengan kerjasama dan kolaborasi demi kemajuan Bumi Reog.
 
“Kami memang menekankan pada infrastruktur. Kami ingin pola pikir OPD agar semakin mengarah pada capaian visi misi Ponorogo. Maka kita kerjasama kolaborasi  menuju bagian Ponorogo Hebat, tidak hanya slogan saja tetapi diimplementasikan,” ungkap Kang Bupati.
 
 

Bagikan