Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kang Bupati : Mari Berpancasila yang Baik !

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kang Bupati : Mari Berpancasila yang Baik !

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Upacara Bendera di Halaman Pendopo Agung Ponorogo, Sabtu (1/10/22). Kang Bupati Sugiri Sancoko bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapten CPM Noer Hadi selaku Perwira Upacara, Kapten Armed Amat Haryono sebagai Komandan Upacara serta Miseri Efendy Wakil Ketua DPRD sebagai pembaca Ikrar Pancasila.

Hadir dalam upacara kali ini, Kapolres Ponorogo, Wabup Bunda Lisdyarita, Sekretaris Daerah Agus Pramono, Kepala Staff Kodim (Kasdim) Ponorogo, Pengadilan Negeri Ponorogo, Kejaksaan Negeri Ponorogo, Kepala Kemenag Ponorogo, Jajaran Perangkat Daerah, Wakil Rektor IAIN Ponorogo, dan undangan lainnya.
 
Ditemui usai upacara, Kang Bupati Sugiri mengatakan bahwa Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang telah digali matang oleh para pendahulu. Pancasila menjadi alat pemersatu bangsa dan sumber segala hukum.
 
“Dirumuskan oleh fikiran tapi digali oleh para pendahulu dari unsur Indonesia paling dalam, mulai dari falsafah dan banyak hal yang kemudian jalan tengah dari perbedaan kebhinekaan itu. Maka pancasila menjadi alat pemersatu dan itu menjadi sumber dari segala sumber hukum,” ungkap Kang Bupati.
 


Oleh karena itu, Kang Bupati berpesan kepada generasi muda untuk selalu mengamalkan nilai-nilai pancasila. Mulai dari merawat kebhinekaan, menghargai setiap individu dan selalu menjaga persatuan.
 
“Saya ingin mengajak teman-teman semuanya yang ada di Ponorogo untuk berpancasila yang baik. Yakni adalah bagaimana merawat kebhinekaan, menghargai setiap orang kemudian tumbuh berkembang individu masing-masing tapi tetap dalam koridor persatuan,” pesannya.
 
Sementara itu, Bunda Lisdyarita turut memberikan pesan bahwa mempertahankan kemerdekaan penting dilakukan, salah satunya dengan tidak termakan hoax. Memilah dan menelaah suatu berita dengan benar merupakan cara mempertahankan kemerdekaan agar tidak menyebabkan bangsa terpecah belah.
 
“Cara mempertahankan kemerdekaan yaitu jauhkan hoax, karena hari ini hoax yang membikin kita akhirnya terpecah belah. Ketika kita mendapat suatu berita cari tahu dulu kebenarannya baru kita eksekusi,” ujarnya.

Bagikan