Baznas Jatim dan Ponorogo Bakal Beri Dukungan Pembangunan Relokasi Warga Talun

Baznas Jatim dan Ponorogo Bakal Beri Dukungan Pembangunan Relokasi Warga Talun

Lahan relokasi 22 kepala keluarga (KK) terdampak tanah gerak di Desa Talun Kecamatan Ngebel sudah tersedia dan siap untuk dibangun hunian sementara (huntara). Dukungan pembangunan huntara datang dari berbagai pihak, terbaru dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur dan Ponorogo.

“Selain bantuan dari Pemerintah kami mengajukan dari Baznas Provinsi dan Ponorogo, Insyaallah dikabulkan. Setiap unit dari Baznas Provinsi 12,5 juta dan 7,5 dari Baznas kabupaten Ponorogo,” ungkap Waroto Kepala Desa Talun, ketika menerima rombongan Baznas Jatim dan Ponorogo, Rabu (23/11/2022).

Rencananya, kata Waroto, proses pembangunan akan dimulai Jumat, (24/11/2022). 22 Unit huntara akan dibangun di atas tanah kas desa seluas 2.800 meter persegi. Berjarak sekitar 3 km dari Dusun Krajan –titik terdampak–, tepatnya di Dusun Sidomukti.

Lanjut Waroto rencananya masing-masing huntara memiliki luas 5 x 7 meter. Dengan komposisi dinding 1 meter dengan bahan batu bata dan selebihnya menggunakan bahan kalsiboard.

“Lahan sudah siap dan pemerataan sudah selesai hari ini. Kami mulai hari Jumat. Nanti luasnya rumah 5 x 7 meter. Temboknya 1 meter atasnya kalsiboard, setiap unit 30-35 juta,” ucap Waroto.

Saat ini warga terdampak menempati rumah saudaranya yang aman. Ia berharap pembangunan huntara selesai sebelum tahun berganti, agar segera bisa ditempati.

“Targetnya akhir tahun selesai dan warga sudah pindah ke sana. Saat ini kami titipkan ke rumah saudara yang aman,” tukasnya.

Sebelumnya secara khusus Kang Bupati Sugiri Sancoko meminta Baznas dalam penyaluran zakat sejalan dengan program-program dari pemerintah. Selain menuntaskan rutilahu, perlu bergandengan tangan menyiapkan rumah untuk relokasi warga Ponorogo terdampak bencana.

“Saat banyak warga terdampak bencana alam yang ingin kami relokasi, seperti di Talun dan Sriti. Rumah mereka masuk zona merah longsor, sudah tidak layak untuk ditinggali. Demi keselamatan jiwa disiapkan tanah kas desa,” pinta Kang Bupati.

Sementara itu, Bunda Lisdyarita mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Baznas dalam pembangunan huntara warga Talun. Ia berharap dengan dukungan ini, proses pembangunan bisa lebih cepat selesai.

“Matur suwun sanget, semoga bantuan ini menjadi berkah. Masyarakat semua sudah mau pindah. Karena kemarin sempat ada yang tidak pindah. Setelah dibujuk mau pindah, karena tempatnya sangat berbahaya. Semoga bisa kompak kompak semua. Kekurangan pelan-pelan kita benahi, tempat relokasi bisa segera selesai dan bisa segera ditempati,” ujar Bunda Lisdyarita.

Bagikan