Bakti Sosial TP PKK Kabupaten Ponorogo Masih Berlanjut, Kini Giliran 6 Desa di Kecamatan Sooko

Keinginan TP PKK Kabupaten untuk berbagi kasih dan menyapa masyarakat terus berlanjut. Agenda yang dikemas bakti sosial ini, Rabu (19/1/2022) dilaksanakan dengan menyasar 6 Desa di Kecamatan Sooko.

Diantara desa tersebut yakni Jurug, Sooko, Bedoho, Klepu, Suru dan berakhir di Ngadirojo. Meski demikian, nantinya baksos ini akan dillakukan di 307 desa di Ponorogo secara bertahap.

Selengkapnya …

Kasus DBD Naik, Kang Bupati Sugiri Gelar Rakor Penanganan

Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan memimpin secara langsung gotong-royong bersama masyarakat, gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mulai Jumat, (21/1/2022). Menyusul naiknya kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Ponorogo.

Hal ini disampaikan Kang Bupati Sugiri Sancoko ketika ditemui selepas memimpin Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan DBD di Aula Bappeda Litbang, Selasa (18/1/2022).

Selengkapnya …

Realisasikan Program Pokok, TP PKK Kabupaten Bagikan Sembako di 6 Desa Kecamatan Pudak

Gerak cepat nampaknya dilakukan oleh TP PKK Kabupaten guna melaksanakan semua program kerjanya. Selasa (18/1/2022) TP PKK Kabupaten melakukan bakti sosial berupa pemberian sembako.

Ada sejumlah 25 sembako yang dibagikan di 6 desa Kecamatan Pudak. Yakni Desa Bareng, Tambang, Krisis, Pudak Wetan, Pudak Kulon, dan terakhir di Banjarejo.

Sembako yang keseluruhan diberikan kepada lansia ini disambut dengan antusias. Pada kesempatan ini pula, Masing-masing desa juga menampilkan sejumlah hasil karya hingga UMKM.

Pada bakti sosial ini, hadir pula Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wakil Bupati Bunda Lisdyarita. Susilowati selaku Ketua TP PKK Kabupaten menyampaikan harapan dikesempatan berikutnya akan ada lagi event seperti ini.

“Mulai Januari ini sudah dimulai lagi bakti sosial. Apabila di putaran pertama selesai makan kita akan adakan lagi di putaran kedua dengan isi dan penerima yang bertambah”, harap Susilowati.

Disamping itu pula, Susilowati juga berpesan agar nantinya Pudak sebagai sentra penghasil susu perah bisa berkecimpung di program PKK Kabupaten yakni Mall PKK yang nantinya akan diadakan di selatan Aloon-Aloon.

“Diharapkan nantinya ada pelatihan mengolah susu atau setidaknya melihat youtube paling mudahnya sehingga pengolahan susu lebih bervariasi”, imbuhnya. (Ulf/SP)

Canangkan WBK dan WBBM, Polres Ponorogo Menuju Birokrasi Bersih, Pelayanan Publik Maksimal

Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan program yang diusung Polres Ponorogo di tahun lalu.

Meski begitu, pencanangan kembali WBK dan WBBM menjadi nilai positif guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Pencanangan kedua program tersebut dilaksanakan Selasa (18/1/2022) dengan adanya penandatanganan pakta integritas oleh Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo dengan disaksikan langsung oleh ketua DPRD Ponorogo bersama jajaran Forkopimda.

Diharapkan dengan pencanangan kedua program tersebut mampu merubah iklim birokrasi menjadi lebih bersih, Profesional serta bebas dari pungutan liar (Pungli) serta sepenuhnya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. (Ulf/SP)

Paripurna DPRD Ponorogo Putuskan Perpanjang Pembahasan Pansus Raperda Perubahan Perda Perumda Sari Gunung

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung yang diusulkan Kang Bupati Sugiri Sancoko ditunda pembahasan ke tingkat selanjutnya. Menyusul Panitia Khusus (Pansus) yang membahas Raperda mengusulkan perpanjangan waktu guna melakukan pembahasan lebih mendalam, Senin (17/1/2022).

Selain usulan perpanjangan masa kerja Pansus, disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera dilakukan pemutusan status tanah untuk Perusahaan Umum Daerah Sari Gunung dengan Hak Pengelolaan (HPL) atas nama Pemerintah Daerah.

Selengkapnya …

Pimpin Upacara Korpri, Kang Bupati Sugiri Ingatkan Serapan Anggaran dan Sinergitas Antar Perangkat Daerah

Awal tahun 2022 Kang Bupati Sugiri Sancoko mengajak kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo memiliki mindset baru dan mengingat kembali pentingnya pengabdian. Untuk menatap tahun 2022, Kang Bupati mengajak menengok ke belakang, menjadikan tahun 2021 sebagai “kaca benggala”, meningkatkan hal baik dengan inovasi dan meninggalkan hal tidak baik.

“Ini sudah tahun 2022, mudah-mudahan awal yang baru, mindset yang baru dalam mengingat pengabdian penting. Tahun 2021 menjadi kaca benggala, pengingat, intropeksi. Untuk ke depan di 2022 mana yang baik kita kembangkan dengan inovasi yang baik, yang kurang baik tinggalkan,” tutur Kang Bupati Sugiri dalam arahannya ketika memimpin Upacara Korpri di Lingkungan Pemkab Ponorogo, Senin (17/1/2022).

Selengkapnya …

Anniversary Strike Hunter Ponorogo ke-4, Kang Bupati Ponorogo : Semoga Bisa Membangkitkan Perekonomian Desa

Tepat 4 tahun yang lalu, Komunitas Penghobi Mancing, Strike Hunter Ponorogo dibentuk. Hari jadi ke-4 ini dirayakan dengan Lomba Mancing di Dongeng Fishing Sport (DFS) Desa Jimbe Kecamatan Jenangan, Minggu (16/01/2022).

Perlombaan ini dibuka secara langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko didampingi Wakil Bupati Bunda Lisdyarita. Kang Bupati Sugiri dan Bunda Rita juga menyempatkan diri berbaur dengan para pemancing dan menurunkan joran pancing di kolam pemancingan.

Dalam sambutannya Kang Bupati memberikan apresiasi terhadap Komunitas Strike Hunter Ponorogo ini. Ia juga berharap, minat masyarakat yang tinggi pada olahraga memancing ini, bisa memantik pertumbuhan ekonomi di lokasi pemancingan.

“Semoga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar khusunya Desa Jimbe ini,” ujar Kang Bupati. (HAA/SP)

Desa Serangan Lakukan Foging dan Tanam Sereh, Bunda Lisdyarita Berpesan Jangan Lupa 3M

Akhir-akhir ini kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo melonjak secara signifikan. Bahkan tercatat kemarin (15/1/2022) di RSUD dr. Hardjono ada 32 pasien yang dirawat. Sementara awal Januari ada 3 pasien yang meninggal dunia.

Tingginya kasus DB membuat Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo berinisiatif untuk melakukan fogging dan tanam Sereh. Kegiatan ini pun didukung sepenuhnya oleh Wakil Bupati Bunda Lisdyarita yang turun langsung ke lokasi, Minggu (16/1/2022).

Menurut pengakuan Bambang Irawan, selaku kepala desa ada terdapat dua alat fogging dari BMI. Lokasi yang dilakukan fogging dan tanam sereh untuk sementara waktu adalah RT 2 RW 1 Dukuh Mijil.

Selengkapnya …

Vaksinasi Anak, 3 SD Negeri di Kec. Sukorejo Menjadi Lokasi Tinjauan Langsung Kang Bupati Dan Wakil Bupati

Dulur..
Target Januari selesai nampaknya bakal terealisasi terlebih vaksinasi anak terus digencarkan di seluruh penjuru daerah Ponorogo.

Kini giliran 3 sekolah dasar yang ada di Kecamatan Sukorejo menjadi lokasi tinjauan langsung Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wakil Bupati Bunda Lisdyarita, Jumat (14/1/2022). Yakni SDN 1 Gandukepuh, SDN 1 Nambangrejo, dan SDN 1 Sidorejo.

Total sasaran vaksin dari ketiga sekolah dasar tersebut sekitar 299 dengan rincian SDN 1 Gandukepuh 138, SDN 1 Nambangrejo 116 dan SDN 1 Sidorejo 45 sasaran.

Semoga dengan tingginya antusias orangtua dan guru mengizinkan anak vaksin mampu meminimalisir dampak pandemi sehingga Ponorogo segera bebas dari covid seperti yang diharapkan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. (Ulf/SP)

Hadiri Perayaan HUT Gereja Katolik Paroki St. Hilarius Klepu, Kang Bupati Sugiri : Klepu Cerminan Indonesia Kecil

Dulur…
Terletak di bagian Timur Kabupaten Ponorogo, Desa Klepu Kecamatan Sooko terasa istimewa. Tidak hanya dianugerahi keindahan alam, keindahan hubungan sosial antar masyarakat juga terwujud di Desa ini. Dua agama (Islam dan Katolik) dengan jumlah umat hampir sama besarnya hidup berdampingan dengan rukun.

Dengan harmoni yang terajut di Desa Klepu ini, tidak salah bila Kang Bupati Sugiri Sancoko menyebutnya sebagai cerminan “Indonesia kecil”.

Hal ini Kang Bupati Sugiri sampaikan ketika bersama Wakil Bupati Bunda Lisdyarita menghadiri Perayaan Ulang Tahun Ke-10 Gereja Katolik Paroki Santo Hilarius Klepu, Kamis (13/1/2022).

“Klepu ini Prototype Indonesia kecil, cerminan Indonesia kecil. Umat muslim 50 persen lebih sedikit dan umat Katolik 50 persen kurang sedikit. Tapi bisa duduk bersanding, guyub rukun, tentrem,” tutur Kang Bupati Sugiri.

Selengkapnya …