Penyerahan sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo terus berlanjut. Kali ini, berlangsung di Balai Desa Janti, Kec. Slahung, Kang Bupati Sugiri bersama Kepala Kantor Pertanahan Ponorogo Arinaldi menyerahkan 200 sertifikat bidang tanah milik warga setempat, Sabtu (29/7/23)
Arinaldi mengatakan Desa Janti mendapatkan target 1.554 peta bidang tanah (PBT) dan seritifikat hak atas tanah (SHAT) pada tahun 2023. Dari angka itu, sekitar 920 bidang tanah sudah melengkapi berkas untuk diproses penerbitan sertifikatnya.
“Kita menargetkan untuk memenuhi nilai perencanaan, seharusnya Janti bisa kita sertifikatkan sebanyak 1554. Dari masyarakat yang sudah mendaftar sampai saat ini sekitar 920 berkas yang dikirim ke kantor pertanahan Ponorogo,” ujarnya.
Arinaldi menjelaskan bahwa adanya sertifikat tanah ini sangat penting bagi warga. Yakni untuk memberikan kepastian hukum, mencegah terjadinya sengketa tanah, serta dapat digunakan untuk membantu permodalan usaha.
“Yang utama adalah memberi jaminan hukum kepada setiap hak pendataan tanah, mengurangi sengketa konflik pertanahan. Manfaat lain yaitu bila tanah ingin diagunkan sebagai aset atau sebagai modal juga bisa,” tambahnya.

Melihat pentingnya manfaat sertifikat tanah di atas, Kang Bupati Sugiri meminta masyarakat untuk segera melengkapi berkas yang dibutuhkan. Agar target Ponorogo jadi kabupaten lengkap bersertifikat di tahun 2024 tercapai.
“Nanti dipun siaraken pak RT yang belum daftar seger di opyak-opyak diajak daftar. Niki penting untuk panjenengan agar hak tanah panjenengan jelas. Maka saya targetkan 100 persen tanah di Ponorogo harus bersertifikat semuanya dan hari ini dimulai dari Janti,” ujar Kang Bupati.
Ia menambahkan, jika warga terkendala biaya proses PTSL, Kang Bupati bersama perangkat desa akan berupaya mencari solusi terbaik.
“Saya mohon ke Pak Lurah dan perangkat desa, sisa yang belum selesai coba diberi kebijakan misalnya tidak harus membayar di depan semuanya. Sebagian ketika sudah jadi baru diberikan dan ditarik bayar. Angan-angan saya bagaimana caranya antusias warga segera memiliki sertifikat itu,” tambahnya.