Jagal Abilawa, lakon yang dimainkan oleh Dalang Ki Cahyo Kuntadi saat mengadakan pagelaran wayang kulit memperingati hari ulang tahun ke – 40 SMK PGRI 2 Ponorogo, Jumat (21/6/2024).
Kang Bupati Sugiri Sancoko yang hadir pada pagelaran tersebut mengatakan lakon ini gambaran dan pelajaran laku bagi siswa SMK PGRI 2 Ponorogo.
Jagal Abilawa diwedarnya merupakan Brotoseno yang menyamar menjadi sosok lain. Ia sempat keluar dari istana untuk mengasingkan diri di tengah hutan guna belajar ilmu kanuragan dan ilmu kehidupan dari alam.
Jagal Abilawa, papar Kang Bupati, sosok yang dikenal tangguh, jujur, tegas bersikap, konsisten pada kebenaran serta pemberani, tidak takut kepada apapun kecuali kepada Tuhan.
Ketika terjadi upaya pemberontakan oleh Raden Kincaka dan Raden Rupakenca kepada Kerajaan kerajaan Wirath, Jagal Abilawalah yang menggagalkannya. Ia mampu mengalahkan jagoan lawan, Raja Mala.

“Dia mengasingkan diri ke hutan, belajar ke alam, belajar lincah kepada kera, belajar gagah kepada gajah, belajar hidup di dalam air kepada ikan, ia belajar dari alam semesta. Sehingga ia menjadi sosok yang tangguh dan mampu mengalahkan Raja Mala,” papar Kang Bupati.
Dikatakan Kang Bupati SMK PGRI 2 Ponorogo diibaratkan tempat mengasingkan diri Jagal Abilawa. Di tempat ini lah para siswa ditempa pikiran, lahir, dan batinnya. Untuk menjadi sosok yang tangguh, cerdas, jujur dan baik akhlanya.
“Seperti Abilawa kalian di SMK PGRI 2 digodok menjadi tangguh dan jujur, siap menghadapi tantangan zaman,” pesannya.