Pohon Kerdil Harga Ratusan Juta itu Namanya Bonsai

Segala potensi ekonomi kreatif digerakkan Kang Bupati Sugiri Sancoko pada gelaran Grebeg Suro 2024. 

Melihat potensi bonsai, Pemkab Ponorogo bersama Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Ponorogo menggelar “Grebeg Bonsai Bumi Reog”, 22 – 28 Juni 2024.

Di lokasi pemajangan, halaman Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, berjejer rapi 476 pohon dengan keunikan dan pesonanya masing-masing. Ada yang masih prospek, semi, hingga jadi. 

Harganya tidak main-main, dari puluhan hingga ratusan juta rupiah harus disiapkan kolektor jika ingin mengamankan satu pohon kerdil itu. 

Bonsai itu juga diadu kualitasnya. Kesehatan, gaya, karakter, dan alur geraknya menjadi aspek yang dinilai untuk menentukan pemenangnya. 

Kreativitas pecinta bonsai dalam merawat dan membentuk bonsai membuat kagum Kang Bupati Sugiri Sancoko. 

Ia berharap hobi bonsai semakin berkembang di Kota Reog. Pasalnya ada banyak turunan ekonomi yang bisa digali dari hobi ini. 

“Produk turunan hobi bonsai ada pendangkel, trainer, penjual pupuk, dan lainnya. Saya yakin ini menjadi ekraf, membuat ekonomi Ponorogo bagus. Ujung-ujungnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Kang Bupati.

Bagikan