Predikat Ponorogo sebagai kota budaya bukan sekadar slogan. Di setiap event dan lomba yang digelar Pemkab Ponorogo, antusiasme seniman muda selalu membuktikan bahwa Ponorogo adalah gudangnya seniman, termasuk dalam seni pedalangan.
Seperti yang terlihat pada “Festival Dalang Bocah 2025” yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (24/5/2025).
Sebanyak 13 siswa dari tingkat SD dan SMP unjuk kebolehan memainkan tokoh wayang dan membawakan lakon masing-masing di halaman SMPN 1 Ponorogo. Penampilan mereka memukau penonton yang hadir, mulai dari guru, orang tua, hingga para penggiat seni.
Kang Bupati Sugiri yang hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan rasa bangga akan semangat dan bakat luar biasa yang ditunjukkan generasi muda Ponorogo itu.
Ia menegaskan pentingnya membangun karakter anak tak hanya lewat pendidikan akademik, tetapi juga lewat seni dan budaya.
“Anak-anak ini luar biasa. Mereka tidak hanya cerdas secara akademik dan berakhlak mulia, tapi juga punya jiwa budaya. Ini adalah bagian dari cara kita melestarikan warisan leluhur sekaligus memperkuat jati diri bangsa,” ujar Kang Bupati.
Lebih lanjut, Kang Bupati Sugiri mengajak seluruh pihak, mulai dari guru hingga orang tua, untuk terus mendorong anak-anak mengembangkan hobi dan bakatnya.
Menurutnya, keberhasilan seperti ini adalah hasil orkestrasi dari berbagai unsur yang bekerja bersama.
“Ini bentuk kolaborasi yang dahsyat. Saya punya mimpi besar kader bangsa kita tidak boleh tertinggal dari sisi manapun. Maka harus digerakkan ngajinya dan budayanya, agar lahir generasi hebat dari Ponorogo,” tandasnya.