Tak hanya mengandalkan investasi dalam negeri, Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga aktif menjajaki peluang investasi dari luar negeri dalam pengembangan kawasan wisata Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).
Pada Rabu (28/5/2025), proyek MRMP menjadi salah satu unggulan objek investasi jawa Timur yang ditawarkan dalam ajang Business Forum One on One Meeting, Rolling Exhibition, dan Cultural Performance yang berlangsung di Osaka, Jepang, sebagai bagian dari rangkaian World Expo 2025.
Di dampingi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kang Bupati Sugiri Sancoko mempresentasikan sendiri visi besar MRMP secara daring, kepada puluhan investor potensial dari berbagai negara.
Dalam pemaparannya, Kang Bupati menegaskan bahwa pembangunan MRMP bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari paket konservasi dan edukasi budaya, pengembangan sektor pariwisata, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Monumen Reog ini bukan hanya simbol budaya, tapi kami desain sebagai episentrum ekonomi baru. Di dalamnya akan ada museum sebagai pusat pengetahuan tentang sejarah Reog dan perkembangan Ponorogo,” jelasnya.
Monumen Reog dirancang setinggi 126 meter dan akan menjadi ikon utama kawasan. Di dalamnya terdapat Museum Peradaban yang menyajikan perjalanan sejarah Reog dan sosial Ponorogo dari masa ke masa.
MRMP tersebut dibangun di atas lahan seluas 29 hektare di Kecamatan Sampung, wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan delapan kabupaten di kawasan Mataraman.
Kawasan wisata tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti restoran, pusat oleh-oleh, taman tematik, panggung pertunjukan, serta berbagai sarana wisata lainnya.
Didukung pengakuan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Kang Bupati optimistis MRMP akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Posisi Sampung sangat strategis, dekat dengan daerah seperti Tawangmangu, Sarangan, dan Wonogiri—wilayah yang belum memiliki destinasi wisata unggulan. Ini adalah peluang emas,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, Kang Bupati juga menekankan bahwa Ponorogo menawarkan iklim investasi yang kondusif. Ia menjamin keamanan, efisiensi biaya, serta potensi keuntungan yang menjanjikan.
“Saya berharap dan yakin, investasi di Ponorogo aman, murah, dan pasti bersinar. Saya jamin, hasilnya akan luar biasa,” pungkasnya penuh optimisme.