Muslimat NU Ponorogo Kukuhkan Pengurus PAC dan Luncurkan Tiga Program Unggulan

PONOROGO – Dua agenda besar digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo pada Sabtu (19/7/2025) di gedung baru Muslimat NU yang berlokasi di Jalan Batoro Katong.

Agenda tersebut meliputi pelantikan pengurus baru Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Ponorogo untuk masa khidmat 2024–2029, sekaligus peluncuran tiga program unggulan bertajuk Mustika.

Ketiga program tersebut adalah Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan), Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrim), dan Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar).

Kang Bupati Sugiri Sancoko yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peran Muslimat NU yang nilainya telah banyak membantu kinerja pemerintah daerah.

Ia berharap para pengurus baru dapat segera bergerak cepat dan menjaga komitmen dalam mendukung program-program organisasi dan pemerintah.

“Mudah-mudahan melalui gerbang Muslimat, peradaban NU di Ponorogo terus tumbuh dan berkembang lebih baik,” ujar Kang Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Bupati Sugiri juga menyambut baik peluncuran ketiga program Mustika yang dinilai relevan dengan tantangan sosial saat ini. 

Ia menilai bahwa Mustika Darling merupakan langkah konkret untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, bahkan mengimbau agar kegiatan besar seperti ini bisa menjadi contoh menerjemahkan program tersebut.

“Besok setelah acara selesai, tidak ada plastik yang berserakan. Panitia harus menyediakan ember atau wadah untuk sampah plastik. Kalau itu bisa dilakukan, maka akan menjadi gerakan yang meluas ke seluruh Ponorogo,” katanya.

Terkait Mustika Mesem, ia mengajak seluruh kader Muslimat untuk ikut serta dalam mengentaskan kemiskinan, khususnya di wilayah Ponorogo.

Sementara melalui Mustika Segar, ia menaruh harapan besar kepada Muslimat untuk ikut berperan aktif dalam menurunkan angka stunting.

“Saya ingin setiap ibu Muslimat yang membutuhkan bisa kita bantu, misalnya melalui bantuan ternak ayam lengkap dengan kandangnya. Dari panen telur saja sudah bisa menjadi solusi untuk masalah gizi dan stunting. Ini adalah gerakan nyata yang bisa dimulai dari pintu gerbang Muslimat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Ponorogo, Tufi Laily Tahir, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, demi kemaslahatan umat. 

Menurutnya, peluncuran ketiga program ini menjadi bukti bahwa Muslimat NU bukan hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam bidang sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan.

“Kami dari pengurus Muslimat NU Kabupaten Ponorogo mengajak seluruh lembaga di bawah NU untuk terus bersinergi dan saling mendukung dalam membesarkan peran Muslimat. Kita semua adalah satu tubuh yang saling melengkapi demi kemaslahatan umat di Ponorogo,” tuturnya.

Bagikan