Pemkab Ponorogo Targetkan Predikat Kabupaten Sehat Tertinggi, Swasti Saba Wistara

PONOROGO – Sembilan indikator Kabupaten Sehat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi warganya, dikejar oleh Pemkab Ponorogo.

Setelah dua tahun berturut-turut meraih predikat Swasti Saba Wiwerda, tahun ini Pemkab menargetkan penghargaan tertinggi, Swasti Saba Wistara.

Pada Rabu (20/8/2025), dalam verifikasi lanjutan tingkat nasional yang dilakukan secara daring, Kang Bupati Sugiri Sancoko memaparkan secara gamblang berbagai langkah untuk memenuhi sembilan indikator tersebut.

Indikator itu meliputi kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.

“Ada sembilan indikator yang harus kami jawab. Sesungguhnya sudah hampir terpenuhi, tinggal beberapa dokumen, regulasi, dan bukti kegiatan yang belum dilampirkan. Kami upayakan secepatnya dilengkapi, maksimal dalam 1×24 jam,” ujar Kang Bupati Sugiri.

Tak hanya itu, Pemkab Ponorogo juga menghadirkan inovasi melalui program Desa Hebat. Program ini menggerakkan secara serentak seluruh desa di Kabupaten Ponorogo untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat kesejahteraan warga.

“Kami juga menyelenggarakan Desa Hebat. Jika desa mampu memenuhi kriteria hebat, saya yakin akan sejalan dengan cita-cita Kabupaten Sehat,” imbuhnya.

Upaya tersebut tak melulu soal predikat, namun Kang Bupati Sugiri Sancoko ingin memastikan kualitas hidup masyarakat Ponorogo meningkat.

“Hari ini kita berusaha memenuhi kriteria yang dicanangkan pusat. Semoga Ponorogo bisa kembali meraih Wistara. Namun, yang lebih penting dari penghargaan adalah rakyat Ponorogo benar-benar makmur, hidup sehat, rukun, pendidikannya baik, dan ekonominya tumbuh,” pungkasnya.

Bagikan