PONOROGO – Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan Detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 di Alun-alun Kabupaten Ponorogo berlangsung khidmat, Minggu (17/8/25).
Dipimpin langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, upacara diikuti berbagai elemen masyarakat. Mulai dari jajaran Forkopimda, ASN, TNI/Polri, Veteran, Organisasi masyarakat, pelajar dan mahasiswa.
Peringatan detik-detik proklamasi ditandai dengan bunyi sirine, Bedug Masjid Agung Raden Mas Aryo Adipati Cokronegoro, dan lonceng Gereja Santa Maria sebanyak 17 kali yang tersebar di penjuru kota Ponorogo.
Kemudian, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Bendera Merah Putih oleh 72 pelajar terbaik yang tergabung dalam Paskibraka Ponorogo.
Sebelum proses pengibaran bendera merah putih, Paskibraka membentuk formasi “80 Bersayap”. Angka 8 berbentuk lingkaran ganda yang tidak terputus. Melambangkan keabadian, semangat kemerdekaan, dan tekad bangsa yang kuat.
Angka 0 menjadi simbol keutuhan NKRI, yang mengigatkan bahwa kemerdekaan diraih dan dijaga oleh seluruh lapisan tanpa terkecuali.
Secara keseluruhan, makna itu melambangkan perjalanan 80 tahun Indonesia merdeka yang berdiri kokoh, terus terbang tinggi, berlandaskan persatuan dan semangat juang.
Selain formasi pasukan pengibar bendera, upacara juga dimeriahkan oleh penampilan paduan suara dari Gita Suara Praja Pemkab Ponorogo dan persembahan tari kolosal dari siswa SMAN 1 Ponorogo.