Warga Desa Wagir Kidul yang rumahnya rusak akibat bencana longsor pada 19 November 2025 kini dapat bernapas lega. Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ponorogo tuntas membangun hunian tetap bagi para korban.
Kepada Marjuki, warga yang rumahnya rusak total akibat tertimbun longsor, pemkab membangunkan rumah baru yang berlokasi sekitar 500 meter dari titik kejadian. Sementara itu, rumah milik Jemirin yang mengalami kerusakan berat dilakukan renovasi.
Selasa, (30/12/25), secara simbolis Plt. Bupati Bunda Lisdyarita menyerahkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah kepada kedua kepala keluarga tersebut.
Masun Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo mengatakan bantuan pembangunan dan renovasi bersumber dari dana belanja tidak terduga sebesar Rp75 juta, serta dukungan Baznas Ponorogo untuk pembiayaan tenaga kerja sebesar Rp25.750.000.
“Yang kami bangun sesuai setingkat huntara, tidak sesempurna ini. Maka untuk menyempurnakan kami kolaborasi menggandeng Baznas, hingga terbangun seperti ini,” terangnya.
Sementara itu, Bunda Lisdyarita mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat. Dengan hadirnya hunian baru, ia berharap mereka dapat meneruskan hidup yang lebih aman dan nyaman.
“Kami Pemerintah Kabupaten Ponorogo siap tanggap untuk membantu masyarakat. Waktu itu langsung saya telepon provinsi bahwa kita menyatakan darurat sehingga langsung gerak cepat dan korban longsor Wagir Kidul alhamdulillah tertangani,” terangnya.
Bunda Lisdyarita juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan lereng, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Ia meminta warga segera mencari tempat aman apabila muncul tanda-tanda longsor seperti suara gemuruh, hujan dengan intensitas tinggi, atau kondisi lingkungan yang tidak normal.
“Perlu diwaspadai tanda-tanda awal. Jika mendengar gemuruh, melihat pohon-pohon miring, hujan intensitas tinggi, itu harus waspada. Apalagi yang tinggal di lereng harap hati-hati,” pesannya.
Selain rehabilitasi dan rekonstruksi rumah, Pemkab Ponorogo juga bekerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan Pacitan, Provinsi Jawa Timur, melakukan penanaman pohon di lokasi bekas longsor sebagai upaya pencegahan terjadinya longsor susulan.