IPM Naik, Kemiskinan Turun, Kinerja Ponorogo 2025 Positif

Indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2025 menunjukkan hasil yang positif.

Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, memaparkan capaian pembangunan selama satu tahun anggaran tersebut secara rinci dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ponorogo pada tahun 2025 tercatat sebesar 74,65, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 73,70.

“Kenaikan ini didukung peningkatan umur harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, serta pengeluaran per kapita,” jelasnya.

Di sisi ekonomi, pertumbuhan tahun 2025 mencapai 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,74 persen.

“Pertumbuhan ekonomi ini tidak lepas dari kontribusi sektor perdagangan, pengangkutan, serta jasa akomodasi dan konsumsi,” jelasnya.

Pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan semakin meratanya distribusi pendapatan masyarakat. Hal ini tercermin dari Indeks Gini Kabupaten Ponorogo tahun 2025 yang berada di angka 0,329. 

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur (0,369) maupun nasional (0,375), yang menunjukkan tingkat ketimpangan relatif lebih kecil.

Sejalan dengan itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan menjadi 8,86 persen, dari sebelumnya 9,11 persen.

“Jika dibandingkan dengan kabupaten sekitar, angka kemiskinan Ponorogo alhamdulillah lebih rendah,” ujarnya.

Di sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai indikator daya beli petani tercatat sebesar 117,54, sedikit meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 117,52.

“Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Bagikan