
Penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam menangani permasalahan overload sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Mrican. Mulai dari pembangunan saluran lindi menggunakan box culvert, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R), pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), inovasi briket, sampai anggaran pengolahan sampah di tingkat RT.
Hal ini Kang Bupati Sugiri ungkapkan dalam sidang Paripurna DPRD Ponorogo dengan agenda Jawaban Eksekutif terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Ponorogo dalam pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Ponorogo tahun 2022 – 2042 di Gedung DPRD Ponorogo, Sabtu (10/4/2022).
Pada kesempatan tersebut, Kang Bupati Sugiri menyampaikan untuk penanganan jangka pendek permasalahan air lindi yang mengganggu lahan pertanian, Pemkab Ponorogo berencana menormalisasi saluran air lindi dan irigasi menggunakan box culvert. Bangunan sepanjang 293 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 2,5 meter nantinya melingkari TPA Mrican.
“Nanti kita buatkan saluran dengan box culvert agar lindinya tidak mengganggu sawah warga,” ungkap Kang Bupati.
Sedangkan untuk mengurangi beban sampah di TPA Mrican, Pemkab Ponorogo akan berupaya menyelesaikan problem sampah mulai dari tingkat hulu. Melalui program pengolahan sampah tingkat rumah tangga melalui dana RT, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R), dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di tingkat Kecamatan.
Sedangkan untuk menyelesaikan permasalahan sampah di tingkat hilir, program pengolahan sampah menjadi briket akan terus berjalan. Dijelaskannya inovasi ini pasti berjalan, dan saat ini sedang dalam proses penganggaran.
“Briket pasti berjalan, ini sedang proses penganggaran. Implementasinya tidak boleh melanggar koridor penganggaran,” ungkapnya.
Dengan berbagai inovasi di atas, Pemkab Ponorogo akan melihat sampai akhir tahun apakah overload sampah dapat teratasi atau tidak. Jika belum teratasi sepenuhnya, Pemkab sudah menyiapkan lahan untuk TPA baru. Sebagai informasi dalam 1 hari TPA Mrican menerima tidak kurang 90 ton sampah.
“Kita lihat sampai akhir tahun, kalau belum tuntas, kita sudah menyiapkan lahan baru untuk perluasan” tandasnya.