Satu Langkah Kemenparekraf RI Perkuat Ekonomi Kreatif Ponorogo

Reog tidak hanya sekedar kesenian, namun menjadi lokomotif penggerak ekonomi kreatif di Ponorogo. Hal inilah disadari Pemkab Ponorogo dan terus dikembangkan untuk menaikkan kelas kesejahteraan masyarakat.

Bak gayung bersambut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI pada 2022 lalu mendapuk Kabupaten Ponorogo menjadi kota kreatif dan memasukkannya ke dalam jejaring kabupaten / kota kreatif Indonesia. Dengan sub sektor unggulan pertunjukan.

“Ponorogo sudah menjalani proses uji petik di tahun 2022, dan didalamnya yang dipilih tentunya seni pertunjukan reog sebagai penghela dan lokomotif ekonomi,” ujar Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) RI Sandiaga Uno.

Melalui jejaring KaTa Kreatif inilah Kemenparekraf RI ingin mendorong Ponorogo memaksimalkan potensi ekonomi kreatif dari Reog Ponorogo. Dukungan lainnya, Kemenparekraf RI memfasilitasi digelarnya workshop KaTa Kreatif yang menghadirkan pemateri handal di bidangnya, Minggu (16/7/2023) di Gedung PGRI Ponorogo.

Ada Hariyanto, Direktur Infrastrukstur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, berbicara mengenai kiat-kiat yang dipersiapkan ketika menjadi UCCN dan Otniel Tasman koreografer interdisiplin yang berbagi pengalamannya mengenai seni pertunjukan. Kemudian Kang Bupati Sugiri Sancoko didampingi Wabup Bunda Lisdyarita yang berbicara mengenai eksistensi Reog Ponorogo dalam menggali ekonomi masyarakat.

“Ini lokasi ke-19 dari perjalanan 35 KaTa Kreatif. Tidak mudah masuk KaTa Kreatif tapi Ponorogo mencetak prestasi bisa masuk kedalam ekonomi kata kreatif Indonesia. Dengan kegiatan ini kita perkuat ekosistem karena kita paham apa yg dibutuhkan oleh para pelaku UMKM ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga Uno. 

Dukungan dari berbagai pihak ini membuat Kang Bupati Sugiri semakin yakin dengan masa depan ekonomi kreatif Ponorogo. Selain ekosistem ekonomi kreatif, juga terkait dengan peluang Ponorogo menjadi bagian dari jejaring kota kreatif UNESCO / UNESCO Creative Cities Network (UCCN). 

“Yang penting ini embrio kita untuk menuju kota kreatif dunia dan sekarang kota kreatif indonesia, sehingga spirit yang paling penting. Kalau sudah kota kreatif semua ekonomi harus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

“Kita siapkan wisata. Ada monumen Sampung kita bangun, Ngebel kita ulik, Bendo sudah kita jalankan, dengan demikian maka ada pasar dan orang-oang akan datang ke Ponorogo. Optimis Ponorogo UCCN dapat, ICH dapat, infrastruktur wisata sudah ada, saya yakin pasar semakin bagus dan akan jadi kincir ekonomi yang baik,” tambahnya.

Bagikan